Langsung ke konten utama

KENYALNYA CIBAI DAN CIRENG ISI SEBLAK



Serba-Serbi Takjil.

Takjil adalah istilah umum untuk kudapan yang dimakan sesaat setelah berbuka puasa, biasanya berupa makanan manis seperti kolak pisangsup buahes campur, dan lain sebagainya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata takjil memiliki arti mempercepat dalam berbuka puasa. Kata tersebut berakar dari kata 'ajila dalam bahasa Arab yang memiliki arti menyegerakan, sehingga takjil bermakna perintah untuk menyegerakan untuk berbuka puasa
Dalam bahasa Minang, istilah takjil dikenal dengan pabukoan. Terdapat tradisi mengantarkan takjil dari menantu perempuan kepada mertuanya yang disebut dengan maanta pabukoan.Sumber Wikipedia. 

Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat, dan kita semua sudah berpuasa selama 19 hari di bulan ramadhan ini.Semoga puasa kita senantiasa selalu terjaga dan semua amal ibadah kita terutama di bulan ramadhan ini bisa di Terima sama Allah SWT. Dan tentunya semoga kita bisa di pertemukan sama hari yang di mana memang momen ini sangat di tunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam di dunia yaitu hari kemenangan atau hari Raya Idul Fitri insya Allah nanti ya di bulan Syawal.Tetap semangat untuk melanjutkan lagi puasanya, iya tinggal tersisa beberapa hari lagi kedepan tak terasa memang waktu berjalan begitu cepat hanya langkah kaki saya saja yang masih berjalan lambat. Karena saking lambatnya tanda-tanda baiknya hidup hingga saat ini belum juga terlihat.Tidak apa-apa sebenarnya tidak perlu buru-buru juga. Sadar atau tidak usaha yang telah kita lakukan sejauh ini sudah cukup baik. Tetap fokus dan yakin saja sama apa yang sudah kita lakukan sejauh ini tidak mudah memang dan tidak instant semuanya butuh proses dan waktunya tersendiri.Jadi bersabar adalah kunci utama dari segalanya, mau seberat apapun cobaan dalam hidup kamu kalau sudah ada kata sabar di hati dan di terapkan di dalam hidup kamu, kamu pasti bisa melewati semua itu. Dan tetap yakin dan percaya bahwa hari yang kamu nanti-nantikan itu akan datang dalam hidup kamu seperti kata pepatah habis gelap terbitlah terang ya kurang lebih seperti itu.
Nah ngomongin soal puasa kita semua sudah tidak asing lagi sama yang namanya takjil, dan sempat beberapa hari yang lalu takjil ini memang sangat meresahkan sih sampai tranding di beberapa sosial media seperti Twitter, Tiktok dan lain sebagainya.Entah kenapa Ramadhan 2024 ini memang sangat berbeda dan jauh dari apa yang saya duga. Dengan segala cerita serba-serbi ramadhan hingga takjil semuanya segala yang terjadi di bulan ramadhan banyak sekali.Saya di sini akan bahas takjil apa saja yang sudah saya makan dari hari pertama puasa bahkan sampai hari ini. Dari mulai gorengan, es buah, kolak dan masih banyak lagi, di sini gorengan lebih mendominasi sih hampir setiap hari saya selalu makan gorengan, dan itu banyak sekali beragam macam gorengan wow. Ini sebuah kebiasaan yang memang jarang sekali saya konsumsi, spesial hanya ada di bulan ramadhan saja, oke langsung saja yuk. 

Kolak Ubi. 
Pertama saya akan bahas kolak dulu, kenapa?? Karena kolak ini hanya akan kita temukan di bulan ramadhan saja, walau gak menutup kemungkinan hari biasa pun bisa saja makan kolak. Hanya saja tidak semudah dan sebanyak di bulan ramadhan orang menjualnya, kita mungkin harus membuatnya seorang diri di rumah. Dan kolak ini termasuk kedalam makanan penutup atau seperti dessert mungkin ya dengan cita rasa yang manis dan bersantan, dengan beragam isian di dalamnya dari mulai, Ubi, pisang, kolang-kaling, cingcau, bahkan hingga candil, candil ini seperti boba ya bentukannya hanya candil ini terbuat dari tepung dan kenyal-kenyal gitu teksturnya. Dan kolak ini biasa berwarna coklat ya kuahnya karena dia memakai gula merah atau Jawa dan biasa di santap selagi hangat atau mau di tambahkan es batu juga bisa sesuai selera sih.Dan kolak buatan mamah itu menurut saya paling enak walaupun isiannya cukup sederhana tapi cita rasanya sangat luar biasa dan memanjakan mulut kita di saat buka puasa.

Es Buah.
Lanjut setelah kolak masih yang berkuah-kuah ni, tapi kali ini tidak bersantan. Tapi dengan cita rasa yang sama yaitu manis dan tentunya menyegarkan karena harus pakai es batu namanya es buah ya. Es buah yang saya coba saat itu beli di luar sih yaitu kaya es campur dengan beragam isian buah di dalamnya dari mulai apel, agar-agar, melon, blewah, bahkan hingga anggur dan buah nanga karena mengingat warna kuahnya berwarna merah muda. Pengaruh dari buah naga itu sendiri dengan susu jadinya warnanya pink atau merah muda. Dan saat itu yang beli adik ipar saya dengan anaknya, entah beli dimana mungkin di depan sana. 

Es Alpukat Cappucino. 
Nah kalau ini spesial karena di buat sendiri di rumah, berhubung lagi ada buah alpukat bawa bapak dari tempat kerjanya alhasil di buatlah es alpukat sama adik saya dengan beragam isian di dalamnya juga seperti ya tentunya alpukat, agar-agar, dan jeli, di sini lebih dominan alpukat nya untuk isiannya dan tentunya enak juga sih cukup menyegarkan di kala berbuka puasa. 


Gorengan. 
Nah puncak dari segala takjil menurut saya gorengan, serba-serbi gorengan jujurly saya sendiri jarang sekali makan gorengan. Hanya di bulan ramadhan ini saja saya semakin meningkat mengkonsumsi gorengan ini.Siapa yang tidak suka gorengan, mungkin semua orang rata-rata suka sama gorengan. Dan ingat konsumsi gorengan jangan sampai berlebihan karena itu tidak baik ya buat kesehatan, sewajarnya saja intinya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik ya teman. 
Oke di sini gorengan sih yang lebih mendominasi untuk Ramadhan 2024 ini, beragam gorengan saya cobain dari mulai hari pertama puasa bahkan hingga sekarang apa saja itu, oke ini adalah list gorengan yang sudah saya makan selama di bulan ramadhan 2024 ini. 

Gorengan Tempe
Gorengan Bakwan Sayuran
Gorengan Bakwan Jagung
Gorengan Taroket Isi Bihun
Gorengan Pastel Isi Bihun
Gorengan Risol Isi Sayuran
Gorengan Gehu (Toge dan tahu di balut tepung jadilah gehu) 
Gorengan Cireng Nasi (nasi sisa di campur tepung sagu lalu di goreng jadilah cireng) 
Gorengan Cireng isi Ayam
Gorengan Cireng isi seblak
Gorengan Cibay
Gorengan Nugget, Sosis, otak-otak, Bareng, telor gulung dan masih banyak lagi. 


Dari sekian banyak gorengan yang saya makan, ada yang menarik menurut saya dan ini baru pertama kali saya makan apakah itu?? Yaitu Cibai dan cireng isi seblak. Aneh sih menurut saya masih asing juga di telinga saya karena sebelumnya saya belum pernah mendengar kata bahkan melihatnya pun belum pernah. Maka dari itu ini wajib banget di cobain biar tahu cita rasanya seperti apa iya kan. 

Cibai. 
Pertama cibai, cibai ini konon katanya singkatan ya, kalau tidak tidak di singkat berarti Aci Ngambai di singkat jadi cibai keren sih buat siapapun itu yang pertama menciptakan cibai. Cibai ini terbuat dari tepung sagu ya sesuai namanya ya Aci Ngambai karena pas di gigit itu agak kenyal seperti papeda kurang lebih hanya saja untuk cibai ini dia di goreng ya dan di bungkus kulit lumpia dengan cita rasa original dan pedas. Dan untuk si cibai sendiri di adoan Aci nya ini ada irisan daun jeruk sehingga saat di konsumsi menambah aromanya khasnya tersendiri sehingga jadi harum dan enak sih kenyal-kenyal gitu pokoknya. 

Cireng Isi Seblak. 
Untuk cireng isi seblak ini juga saya baru pertama kali memakannya. Karena sebelumnya saya belum pernah dengar dan menemukan makanan ini. Hanya saja untuk seblaknya sendiri mungkin kita semua sudah tidak asing ya sangat populer sekali di kalangan anak muda zaman sekarang apalagi cewek-cewek ya. Seperti makanan modern pada umumnya si seblak ini mungkin berinovasi dan berkolaborasi bersama si cireng. Bagaimana caranya supaya kita semua bisa makan seblak dengan cara yang berbeda tanpa menghilangkan cita rasa si seblak itu sendiri. Entah siapa orang pertama yang menciptakan makanan ini keren sih beri apresiasi untuk siapapun itu yang menciptakan inovasi baru di dunia perseblakan dan percirengan ini. Untuk cita rasa cireng isi seblak ini tentunya pedas ya tapi masih normal sih pedesnya dan pastinya kenyal-kenyal karena cireng kan, kalau gak kenyal berarti bukan cirenga dong. Dan tentunya sejauh ini sangat enak sih sebuah cita rasa baru yang pernah saya rasakan dan cocok juga buat menu santap atau kudapan takjil saat berbuka puasa di bulan ramadhan seperti ini. 

Demikian cerita pengalaman saya di serba-serbi takjil ramadhan 2024.Nantikan cerita ramadhan saya berikunya ada takjil apa lagi ya yang saya santap penasaran bukan karena mengingat puasa masih ada beberapa hari lagi kedepan. Teruslah bercerita dimanapun kamu berada tetap terjaga selamat menunaikan ibadah puasa 1445 Hijriah mohon maaf lahir dan batin.



Follow Me On. 
Facebook:Bagus Sandali
Twitter:@sandali__

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...