Langsung ke konten utama

Bersabarlah Kamu Pasti Bisa

Ini di area pendaftaran ya guys ya


Melawan Dermatitis Seboroik. 
Seperti di dalam ruangan yang panas tanpa pedingin ruangan ataupun kipas angin, otomatis kita akan merasakan yang namanya gerah karena sesuatu hal yang tadi.Gerah kalau di artikan adalah suatu respon di tubuh kita akan sesuatu hal sehingga menghasilkan keringat yang membuat tubuh kita menjadi basah yaitu gerah dan panas kan itu sih yang saya ketaui sedikit, tapi lebih jelasnya bisa di cek mesin pencarian mungkin di sana bisa di temukan arti gerah yang sebenarnya yang bisa di percaya atau valid lah mengenai gerah berdasarkan sumbernya ya.

Ngomong-ngomong soal gerah kali ini saya akan bercerita tentang sesuatu hal yang memang ada kaitannya sama kata tadi yaitu gerah, kenapa bisa gerah? kenapa harus gerah? Beribu pertanyaan singgah di kepala tentang gerah ini.Semuanya akan saya bahas di sini karena memang saya sendiri sudah gerah dengan semua ini.Ini akan menjadi catatan akhir tahun saya di 2023 ini sungguh satu tahun tak terasa tahu-tahu kita sudah di penghujung tahun saja. 
Oke Bismillahirohmanirohim ngomongin soal gerah tadi saya akan bercerita Kenapa bisa muncul kata gerah. Berawal dari satu kondisi yang memang hingga saat ini belum bisa dibilang baik-baik saja, kenapa karena hingga saat ini belum ada perubahan sama sekali bahkan kemarin sempat sembuh dan saya pun sedikit merasa lega atau bisa dibilang bisa bernafas lega dan bisa tersenyum kembali.Eh entah kenapa tiga hari belakangan ini dia balik lagi ya ada lagi begitu lagi seperti itu lagi. 
Sehingga semua keluarga saya terutama mama saya sendiri merasa gerah dan capek dengan semua ini. Tidak capek capeknya saya selalu meyakinkan mereka untuk tetap bersabar karena mungkin ini bagian dari proses tersebut. Semua orang pasti tidak mau sakit apapun itu penyakitnya mau berat sedang ataupun ringan sekalipun yang namanya sakit ya tetap sakit aja.
Tetapi ini berbeda sakit yang sedang saya alami saat ini memang sangat menguras mental dan sikis saya terlebih saya sendiri selama sakit ini sudah mengidap penyakit ini maksudnya. Saya tidak berani bertemu sama orang tidak berani tampil di publik sekalipun hanya orang-orang rumah dan dokter saja selain dari pada itu tidak ada sampai segitunya sih. 
Saya sedang mengalami dua keluhan sekaligus yaitu di mata sama di kulit kalau untuk dimata ini ini untuk pertama kalinya saya mengalami ini tapi untuk kayak semacam keluhan itu memang sudah lama sekitar 2 sampai 3 tahun yang lalu kalau untuk kulit emang sedari kecil saya tidak pernah lepas dari penyakit ini cuma untuk kulit ini memang ditambah saya ada alergi obat nggak tahu obat apa hingga memang proses penyembuhannya agak sulit sih bukan sulit mungkin agak sedikit memakan waktu dan harus bersabar makanya itu. 

Ini lagi nunggu dokter


Saya berobat sama dua dokter spesialis sekaligus yaitu dokter spesialis kulit dan kelamin sama dokter spesialis mata. Alhamdulillah untuk di mata tidak ada hal yang memang harus dikhawatirkan hanya karena sakit mata yang saya derita karena memang untuk mata itu hanya iritasi ringan karena memang matanya terlalu kering atau memang nggak lembab seperti mata orang-orang pada umumnya serta terlalu berlama-lama di depan Sinar layar gadget Alhamdulillah bisa dibilang mata baik-baik saja. Lanjut sekarang kulit kalau untuk kulit setelah berobat ke beberapa dokter dan akhirnya disuruh berkonsultasi langsung sama spesialis kulit akhirnya disitu saya baru bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan serta keresahan saya selama ini. Setelah saya di sarankan menemui dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di salah satu Rumah Sakit di kawasan Puncak Bogor yaitu RSPG Cisarua Bogor nama Dokter nya yaitu Dokter Dian Takarina untuk poliklinik berada di lantai 3 dan jadwalnya itu seminggu hanya tiga kali praktek setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis. 
Setidaknya setelah saya menemui dokter tersebut saya mendapatkan titik terang atas apa yang sedang saya alami saat ini.Tidak mudah memang semua arahan dari dokter tersebut saya ikutin demi kesembuhan buat diri saya sendiri, dari mulai harus menebus obat di luar Rumah Sakit tersebut sampai harus menyimpan cairan infus di rumah lalu rutin membeli kasa steril yang di box harganya 5 ribu rupiah dengan isi 12 lembar, saya masih membeli itu hingga saat ini.
Dan iya kenapa saya menebus obat di luar, itu di karenakan ada beberapa obat yang tidak termasuk  ke dalam BPJS atau tidak di cover sama BPJS.Untuk biaya konsultasi sama Dokter alhamdulillah dengan adanya BPJS saya merasa terbantu ya meskipun tidak sepenuhnya tapi tidak masalah bagi saya selama saya masih bisa untuk mebelinya di luaran sana itu tidak apa-apa semuanya demi kesembuhan buat diri saya sendiri.

Saat itu waktu di kompres

Di bagian farmasi sedang menunggu obat


Untuk beberapa obat yang di tebus di luar ini memang harganya tidak main-main teman, bisa di bilang agak sedikit mahal menurut saya pribadi ya, karena harganya kisaran 50 ribu samapai dengan 100 ribu ke atas. Lumayan sekali bukan pantas saja tidak ada di Rumah Sakit tersebut dan tidak di cover BPJS juga, dan untuk mendapatkannya pun agak sedikit sulit ya, bukan sulit sih melainkan tidak tersedia di apotek-apotek biasa kita harus benar-benar mencari ke apotek besar seperti Kimia Farma baru saya mendapat nya disitu setelah berkeliling ke mana-mana akhirnya dapat juga. Dan hingga saat ini saya masih menggunakan perawatan obat tersebut dari mulai sabun, obat, dan krim nya. Walau saya merasa tidak nyaman dengan kebiasaan tersebut tapi mau bagaimana lagi semuanya demi kesembuhan buat diri saya sendiri. 

Tepatnya di lantai 3 RSPG Ciarua Bogor


Di vonis atau di diagnosa mengidap dermatitis seboroik serta ada alergi obat sama dokter membuat saya mejadi merasa kaget iya lega juga iya. Kenapa demikian? Karena apa yang saya cari selama ini akhirnya menemukan titik terangnya. Dan di sini saya harus bisa melewati semua itu melawan dermatitis seboroik ini yang memang sangat bandel sekali sulit untuk di kendalikan. Bagi sebagian orang mungkin tidak mengetahui apa itu dermatitis seboroik, seperti apa dan penyakit apa sih dan bagaimana cara menanganinya? Pasti bertanya-tanya seperti halnya teman-teman saya sendiri selalu menanyakan hal tersebut, saya selalu bingung mau memulai dari mana untuk menjelaskannya saya sendiri tidak benar-benar mengetahui tentang hal ini. Tetapi tidak demikian seiring dengan berjalannya waktu serta pengobatan yang sedang saya jalani saat ini membuat saya menjadi lebih tau sedikit hal tentang penyakit yang sedang saya derita saat ini, saya akan membahasnya sedikit di bawah ini berdasarkan pengalaman dan pengetahuan saya sendiri. 

Ini waktu tes darah di lab RSPG


Tentang Dermatitis Seboroik
Dermatitis seboroik adalah gangguan kulit yang menyebabkan kulit bersisik, berkerak serta ketombe dan berwarna kemerahan.
Penyebab dermatitis sendiri hingga saat ini belum bisa di ketahui, namun di duga kondisi ini di sebabkan oleh jamur, mengenai jamurnya saya tidak begitu tau yang pasti dokter pernah menyebutkan hal tersebut dan iya penyebab yang satunya adalah akibat minyak yang berlebihan di permukaan kulit. 

Menurut dokter yang sedang menangani saya, beliau pernah berkata suhu udara seperti panas,stres, kecemasan serta tekanan emosional juga bisa berpengaruh pada penyakit ini, kembali lagi ke cara berpikir kita sendiri sih ini mah ya, karena kendali ada di dalam diri kita sendiri tentunya maka dari selalu berpikir positif demi kebaikan untuk diri sendiri. Penyakit ini sangat mengganggu penderitanya terlebih kalau muncul di bagian-bagian tubuh yang bisa terlihat oleh lain seperti di muka, leher, pundak, atau tangan dan lain sebagainya, saya sendiri merasakan itu memang sangat amat menyakitkan sekali apa lagi di muka saya semakin menjadi tertutup untuk mengahadapi dunia luar karena kondisi saya seperti ini. 

Untuk pengobatannya memang membutuhkan waktu yang bervariasi menurut saya karena setiap tubuh dan metabolisme seseorang itu berbeda-beda, terbukti hingga saat ini hampir 2 bulan lamanya saya masih menjalani pengobatan, dan sebisa mungkin menghindari dulu pemicunya biar mempercepat proses penyembuhan. 
Dan iya dengan menemui Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin itu adalah langkah yang tepat, karena penyakit ini memang dokter spesialis tersebut yang akan menangani dengan baik hingga proses penyembuhan.Semoga lekas sembuh ya untuk diri saya sendiri

Mau seberat apapun kondisinya mau sesulit apapun itu yang sedang kita hadapi, selalu yakin dan percaya kita pasti bisa melewati semua ini. Anggap saja ini menjadi bagian dari perjalanan hidup saya sendiri biar semakin bisa menghargai yang namanya hidup. Karena hidup itu tidak bisa di sia-siakan begitu saja, buatlah hidupmu menjadi lebih bermakna dengan kondisi apapun dan bagaimanapun itu.
Senang rasanya bisa berbagi dan menceritakan semuanya disni, setidaknya beban yang sedang saya pikul saat ini bisa berkurang walau hanya sedikit, karena tidak baik menahan beban mendalam di dalam hidup sebisa mungkin kita harus bisa melepaskannya mau lewat apapun itu caranya. Karena itu akan berdampak baik pada hidup kita sendiri nantinya. 

Terimakasih sudah bertahan sejauh ini, semoga lekas sembuh dan bisa kembali beraktivitas lagi seperti biasanya, sembuh ya gus...kamu pasti sembuh dan kamu akan sembuh.
Selamat berlibur dan tentunya selamat tahun baru 2024

Terimakasih 2023....



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...