Langsung ke konten utama

Bersepeda Ke Gua Maria Anjungan Mempawah Kalimantan Barat


Lintas Kecamatan Dan Terjauh•
Saya pernah mendengar pepatah seperti ini, jika kamu ingin bahagia satu jam tidurlah, jika kamu ingin bahagia satu hari,lakukan hobby mu, jika kamu ingin bahagia selamanya bantulan orang lain... 

Bersepeda adalah salah satu kegiatan outdoor yang menyenangkan dan menyehatkan.Bersepda juga bisa di sebut sebagai salah satu kegiatan olahraga yang bisa kita lakukan di mana saja dan kapan saja banyak sekali jenis sepeda yang bisa kita gunakan dari mulai jenis sepeda balap,sepeda gunung,sepeda lipat,fixie dan lain sebagainya.
Bersepeda juga bisa di bilang salah satu hobby bukan hanya sekedar berolahraga saja. Terbukti dari banyaknya para pegiat sepeda sampai mereka membuat suatu perkumpulan yang di namakan komunitas-komunitas tertentu.Dan di Indonesia tersendiri banyak sekali komunitas sepeda dari mulai Kota Besar seperti Jakarta bahkan sampai daerah-daerah seperti ini.Dan beredar kabar kegiatan peminat bersepeda ini sempat naik daun tahun lalu di masa-masa pandemi saat itu.Dari yang tidak pernah bersepeda akhirnya sampai bersepeda yang jelas naik secara signifikan saat itu.

Untuk saya pribadi suka dengan kegiatan bersepeda ini dari sebelum pandemi alhamdulillah memang sudah terbiasa bersepeda dan sangat suka dan jatuh cinta dengan bersepeda.Awal mula saya menyukai kegiatan ini sekitar 4 tahun yang lalu yaitu pada 2017.Dulu itu hanya sepedahan biasa saja kaya sekitaran rumah atau keliling ke daerah Pusdik Megamendung BogorJawa Barat karena kebetulan rumah saya disitu.Dan seiring berjalannya waktu saya semakin melengkapi aksesoris-aksesoris sepeda dari mulai jersey, helm dan lain sebaginya,seperti saat ini di saat hendak bersepeda jarak jauh semua perlengkapan sudah ready.

Desa Sekabuk.
Nah ngomongin bersepeda jarak jauh kali ini saya akan sedikit share pengalaman saya bersepeda lintas beberapa Kecamatan di Kabupaten Mempawah ini,yuupppss lah langsung yuk.
Berawal dari rasa penasaran akan jalan tembusan Sebukit Rama Makam Opu Daeng Manambon Mempawah menuju Sekabuk dan Desa Sekabuk menjadi tujuan utama saat itu selain Gua Maria Anjungan.

Saya on the way dari rumah pukul 05.00 WIB sampai di Mempawah tepatnya di Masjid Agung Al Falah pukul 06.00 WIB.Dan kemudian saya sampai di patok batas antara Kecamatan Mempawah Hilir dengan Kecamatan Sadaniang pada pukul 07.30 WIB.Tepat pada pukul 09.00 WIB akhirnya saya sampai di Desa Sekabuk tepat di depan kantor Desanya.Jadi total estimasi waktu dari Mempawah kesini sekitar  tiga jam lamanya dengan menggunakan sepeda.
Dan perjalanan belum selesai teman saya masih harus melanjutkan perjalan yaitu ke arah Anjungan melalui Toho.Dari Sekabuk ini saya mengambil arah ke kanan karena banyak sekali persimpangan.Dan tentunya karena ini pertama kali jadi saya banyak sekali menanyakan arah jalan sama warga sekitar.Ohiya mayoritas penduduk daerah Sadaniang dan Toho adalah orang Dayak jadi tidak heran kalau banyak sekali terdapat tempat ibadah seperti Gereja dan satu lagi banyak sekali babi hati-hati ya jangan sampai ketabrak atau terluka babinya karena mungkin babi tersebut peliharaan masyarakat Dayak sini.
Dan banyak sekali nama-nama daerah atau Dusun yang saya lewatin saat itu susah menyebutkannya dan saya pun lupa mencatatnya.Tidak lupa hal yang paling menyenangkan adalah bisa bercengkerama dengan warga sekitar sembari menanyakan arah jalan biar tidak salah.Karena kalau hanya mengandalkan aplikasi petunjuk jalan atau Gmaps rasanya tidak mungkin ya terlebih disini pun tidak bisa digunakan sama sekali karena tidak adanya sinyal untuk kartu provider yang saya pakai saat itu maklum kartu rakyat jelata hehe.Dan mengenai kontur Jalan Sadaniang Toho ini turun naik serta berkelok-kelok khas perbukitan karena memang letaknyanya di atas Bukit banyak sekali pemandangan indah yang saya lewatin saat itu.Sumpah ini benar-benar petualangan the real Adventure sesungguhnya.
Finally saya sampai di Anjungan pada pukul 12.00 WIB tiga jam sudah perjalanan dari Desa Sekabuk untuk sampai di Gua Maria Anjungan ini.Jadi total estimasi waktu dari rumah itu sekitar tujuh jam saya bersepeda wow ini sumpah bersepeda terlama dan terjauh dalam hidup saya pertama kalinya sumpah lintas beberapa Dusun dan kecamatan di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat Indonesia.

Semuanya sangat berkesan dan mungkin tidak bisa dilupakan sebuah perjalanan mengajarkan saya akan arti sebuah keberagaman,kedamaian serta ketenangan dan tentunya kebahagiaan yang sesungguhnya.

Terimakasih Hayuk Ulin.....

Daftar Kecamatan yang di Lewati.
Kecamatan Mempawah Timur
Kecamatan Mempawah Hilir
Kecamatan Sadaniang
Kecamatan Toho
Kecamatan Anjungan 
Kecamatan Sungai Pinyuh


Lokasi:Gua Maria Ratu Pencinta Damai Anjongan Mempawah Kalimantan Barat.
HTM:Rp.5.000
Buka:Setiap Hari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GUA MARIA PEMANDIAN ALAM ANJUNGAN KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT

Mencoba sesuatu hal yang baru itu memang menyenangkan,seru pastinya dan harus di coba biar kita tau rasanya itu seperti apa,dan ini menjadi penutup perjalanan gue di Bulan April ini.Seperti halnya yang baru gue coba sekitar tiga hari yang lalu sesuai dengan janji gue di cerita yang sebelumnya  Kolam Renang Tirta Indah Mempawah  tentang berenang di tempat yang beda bener-bener beda dari biasaya,dengan air alami langsung dari sumber mata air dari atas bukit. Di manakah itu penasaran bukan,yang pasti kalian gak penasaran lagi karena udah ada judul di atas tertulis begitu jelas haha,iya dimana lagi kalau bukan di Gua Maria Anjungan .Kalie Ini KUDUJALAN.COM akan mengajak kalian semua menyambangi atau melihat atau mengexplore Gua Maria yang begitu bersejarah di Kalimantan Barat ini.Lokasinya pun tidak begitu jauh dari jalan raya Anjongan-Mandor,dan akses menuju Guanya pun sangat-sangatt mudah banget pokoknya rekomend buat kalian yang belum pernah kesini.Oke langsung aja y...

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

HIDUP HANYA SEKALI

• Jadi Jangan Sakit-Sakitan Terus Kita sering dengar kalimat "hidup hanya sekali" sebagai alasan buat jalan-jalan, makan enak, nongkrong sampai pagi, atau beli barang-barang yang bikin dompet nyesek. Tapi, pernah nggak sih kita mikir, kalau hidup cuma sekali, ya jangan disia-siain dengan gaya hidup yang bikin tubuh jadi langganan masuk angin atau langganan obat warung? Serius deh. Hidup cuma sekali, jadi kenapa kita nggak coba hidup dengan sehat tapi santai? 1. Tidur Cukup, Jangan Cuma Rebahan Tidur itu penting. Tapi jangan dikira rebahan sambil scroll TikTok 4 jam juga termasuk istirahat yang berkualitas. Beda, bestie! Tidur yang benar itu tidur cukup, sekitar 7–8 jam semalam, tanpa drama begadang nonton serial Korea sampai mata panda. Tubuh kita butuh waktu buat restart, bukan cuma ngelamun sambil rebahan. 2. Makan Enak Boleh, Tapi Jangan Lupa Sayur Kita semua suka makanan enak. Makan gorengan sambil ngeteh sore-sore? Surgawi. Tapi coba deh sesekali kasih tubuh kita asupan ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 11dan 12

Ini adalah Bagian 11 dari tulisan jurnal saya tentang rasa, harapan, dan kepercayaan yang tetap saya genggam erat, meskipun dunia seringkali tidak pasti 💻 --- Bagian 11: Harapan yang Tidak Pernah Pergi.  Malam ini aku ingin menulis tentang rasa. Rasa yang tak selalu bisa dijelaskan, tapi selalu hadir. Rasa takut, cemas, dan khawatir yang seringkali datang tanpa permisi, membayangi seperti bayang-bayang yang terus mengikuti. Tapi di balik semua itu, ada satu rasa yang tak pernah benar-benar hilang—percaya. Aku percaya, selama aku masih berusaha—meskipun kecil, meskipun pelan, bahkan meskipun harus tertatih—harapan itu akan tetap ada. Ia mungkin tidak bersinar terang, tapi cukup hangat untuk terus menyalakan langkahku. Cukup untuk membuatku terus bangun setiap pagi dan berkata, “Ayo, hari ini kita coba lagi.” Aku percaya bahwa hari indah itu bukan dongeng. Hari itu nyata, hanya saja belum sampai ke waktunya. Mungkin sekarang jalanku memang masih panjang dan penuh belokan, tapi aku t...