Langsung ke konten utama

GUA MARIA PEMANDIAN ALAM ANJUNGAN KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT



Mencoba sesuatu hal yang baru itu memang menyenangkan,seru pastinya dan harus di coba biar kita tau rasanya itu seperti apa,dan ini menjadi penutup perjalanan gue di Bulan April ini.Seperti halnya yang baru gue coba sekitar tiga hari yang lalu sesuai dengan janji gue di cerita yang sebelumnya  Kolam Renang Tirta Indah Mempawah tentang berenang di tempat yang beda bener-bener beda dari biasaya,dengan air alami langsung dari sumber mata air dari atas bukit.
Di manakah itu penasaran bukan,yang pasti kalian gak penasaran lagi karena udah ada judul di atas tertulis begitu jelas haha,iya dimana lagi kalau bukan di Gua Maria Anjungan.Kalie Ini KUDUJALAN.COM akan mengajak kalian semua menyambangi atau melihat atau mengexplore Gua Maria yang begitu bersejarah di Kalimantan Barat ini.Lokasinya pun tidak begitu jauh dari jalan raya Anjongan-Mandor,dan akses menuju Guanya pun sangat-sangatt mudah banget pokoknya rekomend buat kalian yang belum pernah kesini.Oke langsung aja yuk mau tau keseruan gue mengexplore Gua Maria seperti apa ini dia Gua maria versi KUDUJALAN.COM.


Gua Maria Ratu Pencinta Damai berdiri sejak tahun 1973,woww..cukup lama juga dan yang pasti banyak bangett menyimpan sejarah.Terbukti dari banyaknya para peziarah khususnya masyarakat Anjungan dan sekitarnya yang silih berganti berdatangan kelokasi ini baik itu untuk beribadah atau sekedar berwisata.Karena di atas bukit Gua Maria ini emang berdiri megah sebuah Gereja gitu,yang kalau dari jalan raya cuma kelihatan atapnya aja.Itu aja sih yang gue tau,itu pun bersumber dari ulasan-ulasan di google gitu,katanya selain buat tempat beribadah bisa juga untuk rekreasi keluarga atau sekedar berenang-beberang ria semata.Paket lengkap pokoknya gua Maria mah.
Seperti KUDUJALAN.COM mendatangi Gua Maria ini,berawal dari penasaran aja sih dan yang pasti ya cuma satu yang di tuju yaitu kolam renangnya aja,karena banyak kabar beredar kolam renang di sini itu airnya benar-benar alami langsung dari alam tanpa memakai bahan-bahan buat air kolam selayaknya kolam-kolam renang pada umumnya.Nah makanya itu gue penasaran banget pengen coba berenang di Gua Maria ini.
Ini sekitar tiga hari yang lalu guys waktu itu hari Sabtu,iya weekend....akhirnya gue bisa merasakan yang namanya weekend juga,meskipun ya di hantui rasa gak nyaman gitu,karena takut sewaktu-waktu ada callingan atau apalah kerjaan,biasalah haha pejuang rupiah.Tapi syukur alhamdulillah waktu itu gak ada gangguan sama sekali,dan berjalan dengn lancar.Oke langsung aja berawal dari gue on the way dari Bakau Besar ini sekitar jam 13.00 WIB.Lanjut ke SPBU Bakau Besar karena berhubung motor gue gak ada bensin,jadi gue isi dulu premium 10 ribu.Dan caawwww gue langsung meluncur ke Gua Maria Anjungan sembari di temani cuaca yang begitu mendung alias gelap awannya hitam bangettt.Dan alhasil baru sampe Desa galang malah turun hujan dengan derasnya,dan gue langsung bergegas memasukan tas gue ke dalam bagasi motor,dan gue melanjutkan perjalanan ke Gua Maria dengan hujan-hujanan sumpah basah kuyup gue,ini bener-bener aprak-aprakan pokoknya KUDUJALAN.COM,meskipun hujan tapi gak menurunkan niat gue untuk berenang di Gua Maria.
And Finally welcome to Pemandian Alam Anjungan,iya akhrinya gue sampai juga di Gua Maria ini sekitar jam 14.00 WIB.Menurut gue Gua Maria ini salah satu tempat Wisata yang mudah di cari bagi seseorang yang baru pertama kalie kesini seperti gue,selain terdaftar di Google Maps,di lokasinya tersendiri emang terpampang begitu jelas di sebelah kiri jalan kalau kalian dari arah Pasar Anjungan,tapi kalau kalian dari arah Mandor atau Ngabang pintu masuk Gua Maria ini ada di sebalah kanan.Dan yang jadi mempermudah para wisatawan untuk berdatangan kesini adalah adanya sebuah Patung Besar,entah itu patung apa yang pasti kayanya patung Bunda Maria kalie ya, nah itulah patokan nya di situ,bagi kalian yang yang mau berkunjung ke Gua Maria ini.


Oke langsung aja yuk kita nyebuuurrrr gue udah gak sabar bangetttt pengen berenang,padahal waktu itu gerimis sumpah loh,tapi gak menurunkan niat gue untuk berenang,karena udah jauh-jauh ke sini masa gak berenang rugi kan ya,dan emang niat utamanya pengen berenang haha.Dengan tiket 5000 ribu rupiah kalian udah bisa berenang sepuasnya di sini cukup murah bukan,jelaaasss murah bangettt haha ramah di kantong pokonya.Dan di sini pun tersedia penitipan barang-barang berharga gitu berkisar 3000 ribu rupiah.


Oke kita riview dulu kolam nya seperti apa,berdasarkan apa yang gue liat sih kolam renangnya ini lain dari kolam renang pada umumnya,kenapa??? karena di Gua Maria ini hanya tembok biasa gitu aja,tanpa adanya ubin/kramik biru seperti kolam renang pada umumnya.Dan Meskipun hanya tembok tapi sumpah airnya biru banget asli gue gak bohong,dan yang pasti dingiiinnn aslina.Mungki karena letaknya di tengah-tengah hutan kalie ya,jadinya superrrr duperrr dingin hahaha dan mungkin karena airnya asli langsung dari alam hmmmmmm menarik bukan.
Pokoknya gak nyesel deh benerang di Gua Maria,kapan lagi coba lo bisa berenang di tempat yang begitu indah bangetttt masih asri pastinya di tengah hutan di kelilingi pepohonan sumpah alsi,gak bosen gue di sini,dengan segala fasilitas yang ada lo udah bisa menikmati keindahan Gua Maria.




Selang 45 menit kemudian gue bergegas untuk menyudahi berenangnya,sumpah gue gak kuat sama dingin airnya itu di tambah hujan yang gak berhenti-berhenti.Tidak lupa juga gue mengabadikan setiap sudut dari kolam renang Gua Maria ini,karena kalau kita berkunjung ke suatu tempat itu tanpa adanya foto itu seperti sayur tanpa garam kaya ada yang kurang aja gitu kan,hambar rasanya hahah.
Selesai ganti baju hujan pun sedikit reda,dan gue bergegas cepat-cepat untuk segera pulang back to Bakau Besar,waktu itu sekitar jam 15.30 WIB.Iya tepat jam segitu menjadi akhir petualangan gue di Gua Maria ini,rasanya masih pengen di sini tapi apalah daya gue harus pulang.Semoga kita bisa berjumpa kembali di lain waktu dan yang pasti gue masih pengen berenang lagi di Pemandian Alam Anjungan ini.

Oke itu dia guys pengalaman gue berkunjung dan berenang di Gua Maria,masih banyak sih sebenernya yang belum di explore,tapi tidak apa itu adalah pertanda bahwa gue ini harus ke Gua Maria lagi hahahh ngareeep kalie,semoga lah bisa kesana lagi hahah,dan bisa Mengexplore setiap sudut yang ada di Gua Maria,amin..

Sampai ketemu di cerita gue selanjutnya...

TERIMA KASIH.
GUA MARIA RATU PENCINTA DAMAI
PEMANDIAN ALAM ANJUNGAN.
Jln.Raya Mandor KM 66,6 Bilado Anjongan Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat.
Buka : Setiap Hari
HTM : 5000 ribu rupiah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...