Langsung ke konten utama

SINGGAH SEJENAK DI MASJID ATTA 'AWUN PUNCAK BOGOR JAWA BARAT


Tempat Suci Di Kawasan Puncak 

Berdiri kokoh nan megah di tengah hamparan kebun teh di kawasan Puncak Bogor Jawa Barat.Iya Masjid Atta A'wun namanya,keberadaannya memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dikala berwisata atau hanya sekedar melintas di kawasan Puncak.Tak jarang banyak dari para wisatawan menghabiskan waktu ditempat ini atau hanya sekedar beristirahat sejenak sembari menunaikan kewajiban dan bericip-icip atau bersantap Disekitaran Masjid Atta A'wun ini,sembari menikmati pemandangan hamparan kebun teh yang hijau serta jalanan Puncak yang begitu khas dengan kelak keloknya.
Seperti langkah saya kali ini telah membawa kesalah satu tempat Suci di kawasan Puncak Bogor yaitu Masjid Atta A'wun,alhamdulillah berkat kedua teman saya yaitu Bolay dan Awai akhirnya saya bisa sampai ketempat ini sunggguh pengalaman yang tidak bisa dilupakan.Sebenarnya ada satu teman lagi yang tidak bisa ikut yaitu Ipe namanya,karena beliau harus bekerja dan oke tidak apa.Karena next time insya Allah kita masih bisa jalan.Seru sih perjalanan waktu ke Atta A'wun ini dari mulai icip-icip,drama memalukan di pintu masuk,temun teman lama,hingga icip-icip lagi di sore hari dan gagalnya berenang terus drama kehujanan sebagi penutup perjalanan.Sungguh unik bukan perjalanan saya kali ini dan semuanya akan saya bahas di bawah ini satu persatu sampai tuntas,kuuyyyy cekkk kitttt brooott.....

Media Sosial
Media sosial adalah sebuah media daring yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.Sumber Wikipedia. 
Semua orang pasti punya media sosial seperti saya sendiri termasuk pengguna media sosial aktif.Keberadaan media sosial menurut saya memang sangat penting sih.Selain sarana buat berinteraksi secara online di media sosial pun kita bisa menemukan apa yang kita mau,mulai dari penjual-penjual online,berita,kabar disekitar hingga peristiwa-peristiwa konyol dan lucu seperti video bisa kita dapat dari yang namanya media sosial ini apapun itu ya.Tak jarang media sosial sendiri bisa menjadi senjata buat para penggunanya,iya semua hal pasti ada sisi baik dan buruknya tergantung kita sebagai pengguna mau kearah mana dalam menggunakan media sosial tersebut.Pesan saya sih untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial apapun itu.
Nah ngomongin soal media sosial,kali ini memang ada kaitannya dengan media sosial.Yaitu berawal dari chat pesan singkat didalam sebuah aplikasi yang bernama Facebook atau biasa kita bilang Inbox.Betul sekali berawal dari situ percakapan singkat pun dimulai antara saya dan Bolay.Saling menanyakan kabar hingga bertukar nomor WA lalu merencanakan kopdar atau kuyy bareng,biasalah ya namnya juga jarang ketemu.Padahal di rumah itu tetanggaan cuma terhalang beberapa rumah saja tapi kaya berasa jauh sekali.Itu tadi balik lagi ke media sosial,media sosial itu bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat,iya sering sekali saya mendengar kata-kata itu.


Pertemuan Atau Kopdar
Dari Inbox di Facebook hingga berlanjut di Whatsapp dan semakin intens percakapan di whatsapp tersebut.Berujung pada pertemuan singkat di moment Hari Raya Idul Fitri 2020 kala itu saya masih ingat,untuk yang pertama kalinya lagi saya ketemu sama teman lama iya tepat sekali di moment lebaran.Entah berapa lama kita gak ketemu 3 sampai 4 tahun kurang lebih,lama sekali bukan.Dan tidak lupa segelas kopi buatan Bolay menjadi pelengkap saat itu serta kue khas lebaran iya betul sekali karena pertemuan kita tepat sekali di hari lebaran spesial sekali bukan.Dan tidak lama setelah itu akhirnya saya pergi karena masih harus menemui kerabat keluarga yang lainnya biasalah ya moment-moment lebaran.


Nikmatnya Sop Daging Mang Aef
Beberapa bulan kemudian kita dipisahkan kembali oleh kesibukan masing-masing,saya kembali bekerja setelah libur lebaran yaitu balik lagi ke Sentul City,begitu pun dengan Bolay,Away dan Ipe mereka pun kembali beraktifitas seperti biasa di tengah wabah yang masih menerpa.Mereka tetap semangat untuk selalu bekerja,bekerja,dan bekerja.
Meskipun begitu komunikasi tetap terjaga dengan erat,bahkan bolay sampai membuat group Whatsapp yang bernama Bangsat yang artinya kumpulan Abang-abang Santuy.Biar lebih erat aja katanya dan memudahkan dikala mau melakukan kopdar lagi,jadi gak usah capek-capek chat in satu persatu intinya sih itu.
Dan tepat di bulan September sesuai dengan wacana,iya wacana dari habis lebaran akhirnya terlaksana juga dibulan September ini.Yaitu kita melakukan kopdar lagi sekalian pengen ke Alam ceritanya,gak jauh-jauh yang pasti ngopi di alam di Kawasan Puncak Bogor.Titik temu meeting Point mepo kita di Warung Sop Daging Mang Aef yang berlokasi di Jalan Perhutani Megamendung.


Tepat jam 09.00 WIB kita ketemu,dan sebelum on the way kita mengisi amunisi terlebih dahulu yaitu sarapan dengan Sop Dagingnya Mang aef yang begitu menggugah selera.Dengan irisan tomat,berkuahkan panas nan gurih di tambah sambal yang begitu pedas serta pelengkap yang hakiki yaitu nasi putih dan kerupuk empingnya.lengkap sekali bukan yakin kenyang tinggal di beleuweukeun ini mah.Setelah selesai makan pas mau on the way saya sempat panik karena handphone saya tiba-tiba gak ada,taunya ada didalam kulkas.Gila gak sih baru ketemu lagi saya malah kena jahil salah satu teman saya yaitu Ipe.Lalu tidak lupa dong ini wajib banget harus mengabadikan moment kapan lagi iya gak sih,bisa kumpul kaya gini walaupun cuma sekejap.


Warung Pak Hj Telaga Warna.
Tepat di jam 10.30 WIB kita malah nyangkut di salah satu warung yang ada di Puncak Bogor yaitu di Telaga Warna tepat di samping penjual sayuran dan buah-buahan.Dan suasana di Puncak pun begitu lengang sepi karena masih masa-masa pandemi.Tidak lupa kita juga selalu menggunakan masker dong.Satu gelas Es teh manis dan kerupuk kulit sebagai pekengkap kala itu,karena berhubung diluar cuacanya memang begitu panas sekali jadi ya minum yang segar-segar tiada salahnya.Kenapa kita bisa nyangkut di warung ini karena saya kenal dengan pemilik serta anak pemilik warung ini.Jadi kalau setiap kali ke Puncak pasti selalu singgah diwarung ini.


Masjadi Atta A'wun Puncak Bogor 
Ba'da dzuhur sekitar jam 12.30 WIB kita bergegas untuk turun ke salah satu tempat suci di Puncak yaitu sesuai dengan tujuan utama Masjid Atta A'wun.Dan lucu disinilah kejadian memalukannya.Jadikan saya baru pertama kali kesini,saya sendiri gak tau kalau disini pakai tiket parkir yang berupa struk gitu. Dan asli disitu saya tidak melihat palang pintu atau portal sama sekali tidak lihat,dan saya malah fokus sama mobil yang di depannya itu.Jadi mobil itu masuk sementara saya tidak menekan tombol malah Bolay yang menekan lalu saya masuk alhasil petugasnya keluar dong dia malah menahan palang pintunya.Lalu menyuruh saya untuk turun sejenak dan keloket ticket.Akhinya karena saya tidak dapat ticket digantilah dengan STNK kendaraan yang saya bawa untung saja STNKnya di bawa,kalau gak mungkin lain ceritanya.Itulah kejadian memalukannya asli baru kali ini terjadi dalam hidup saya.


Setelah itu kita langsung masuk ke ke Masjid Atta A'wun ini dengan masih menerapkan protokol kesehatan ya.Dan syarat untuk masuk ke mesjid ini kita harus melepaskan kedua alas kaki kita seperti sandal atau sepatu.Jangan khawatir takut hilang di ambli orang atau apapun itu,karena disini sudah tersedia tempat penitipan alas kaki dengan penukaran nomer biar memudahkan kita dikala mau mengambilnya lagi.Seperti di masjid-masjid besar pada umumnya pasti selalu terdapat tempat penitipan seperti ini. 
Tidak banyak sih yang kita lakukan di masjid Atta A'wun ini,karena mungkin panas ya dan waktu pun sudah beranjak sore,jadi hanya mengabadikan beberapa foto saja.Dan yang saya sesalkan adalah karena saya tidak masuk sama sekali ke dalam masjidnya.Hanya berfokus diluar intinya terkesima dengan bangunan megah ini yang berdiri kokok ditengan hampran kebun teh yang luas,alhasil pemandangannya juga tidak mengecewakan alias indah banget sumpah.Dan kalau kita review dari luar ini selain terdapat masjid ada pula resto serta warung-warung kecil penjual makanan gitu,serta penjual pernak-pernik atau oleh-oleh disini juga ada.Jadi gak perlu khawatir dengan urusan perut sudah tersedia dengan beragam pilihan,tinggal terserah kitanya aja mau pilih yang mana dan yang paling penting isi kantong harus ada pastinya hahahah.

Gagal Berenang di HBL Pasir Panjang 
Tidak lama setelah dari Masjid Atta A'wun kita pun bergegas pulang tadinya.Tapi karena gak rela kita harus berpisah begitu saja,jadi kedua teman saya malah ngajak ke salah satu tempat kolam renang yang ada di kawasan Cilember Jogjogan katanya sih murmer alias ramah di kantong.Namanya kolam renang HBL terletah di kampung Pasir Panjang Desa Jogjogan.
Kuy langsung otw,tapi sebelum ke HBL kita singgah dulu di Pasar Cusarua.Dan ini untuk pertama kalinya lagi saya menginjakan kaki di Pasar Cisarua.Kenapa bisa singgah disini ?karena kan kita mau berenang tapi gak bawa celana ganti satu pun dan memang berenang ini diluar rencana alias dadakan alhasil beli deh celana kolor tiga potong untuk kita basah-basahan nanti,kan gak lucu ya masa kita nanti cuma pake CD aja alias celana dalam,malu bund hahahaha.
Tepat Ba'da Ashar sekitar jam 15.30 WIB sebelum berenang kita icip-icip dulu alias makan.Karena mengingat seharian ini kita baru makan tadi pagi aja di warung Sop mang Aef.Siang hari hanya makan kerupuk sama es teh manis,jadi kita singgah dulu di warung Bakso yang ada di jalan Desa Cilember.Mantap sekali memang makan bakso setelah seharian kepanasan.Biar segeran dikit apa lagi kalau pedas kan biar mata melek juga,ternyata gak hanya kopi yang bisa bikin melek,makan bakso yang pedas juga bisa bikin melek hahaha.Dan untuk warung bakso ini saya lupa lagi namanya apa yang jelas dia posisinya setelah lewat TPU Cilember sebelum persimpangan antara ke Desa dan ke kampung Cirangrang itu aja sih.
Lanjut setelah itu sekitar jam 16.15 WIB kita sampai di HBL dan kalian tau apa yang terjadi? Sangat sepi tidak ada aktivitas sama sekali orang berenang atau apapun itu.Pintu gerbangnya pun tertutup rapat serta digembok.Alhasil kita nanya sama warga sekitar katanya sih tutup udah seminggu ini.Ya auto gagal dong hahaha dan posisi cuaca disitu sudah mulai gelap serta mau turun hujan.Benar saja gerimis pun sudah mulai berjatuhan dan mengenai tubuh kita.Langsung kita bergegas pulang tetapi hujan semakin lebat dan kita berteduh sejenak di Masjid yang ada di Jogjogan.Dengan keadaan baju kita udah setengah basah sih.beberapa menit kemudian hujan pun mulai reda kita melanjutkan perjalanan pulang dan disini kita fix untuk menyudahi perjalanan ini.Karena semesta belum mengizinkan jadi ya sudah,kita sebagai manusia tidak boleh melawan hukum alam.
Perpisahan pun terjadi dan hujan pun semakin lebat serta gelap sekali kala itu.Bolay dan Away berteduh sejenak di Cilember tepat di samping warung Hj Muhidin.Sementara saya melanjutkan perjalanan ke Sentul City dengan menggunakan jas hujan plastik.Terimakasih dan hati-hati pesan terakhir dari mereka,begitu pun saya pribadi terimakasih karena telah mengajak saya ketempat-tempat yang indah yang ada di Bogor,semoga di lain kesempatan kita bisa otw atau kuy bareng lagi amin....
Terimakasih...

Lokasi:Masjid Atta A'wun Puncak Bogor 
Jalan Raya Puncak KM 90 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Jawa Barat

Follow Me.
IG:@hi.gus__
Twitter:@Bagusandali__
FB:Gus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ATS PAGE SEMBILAN

Benar-Benar Free anggap aja libur selama dua hari lumayan juga kan gak nyentuh kerjaan sedikit pun,ya mungkin besok kayanya udah bisa mulai kerja soalnya kondisi badan saya juga udah mulai membaik,niatnya sih pengen tadi ya bantu-bantu gak enak juga kan di gudang lagi banyak kerjaan mana sekarang juga belum selesai kayanya.Eh malah gak boleh sama si bapak ya udahlah orang gak boleh yaudah saya duduk manis depan tv itu pun posisi lagi mati lampu ngeliatin tv yang gak ada gambarnya haha kasian bangettt. Dan pokoknya harapan saya kedepannya jangan sampe kambuh lagi ini penyakit sesak napas saya ini sumpah sangat menyiksa diri saya maupun orang-orang di sekitar saya semua kegiatannya jadi terganggu hanya karena satu masalah yaitu pada diri saya,saya gak mau seperti itu lagi.Uang lembur saya pun melayang deh ya meskipun gak seberapa cuma 100 ribu kan lumayan buat tambah-tambah bayar hp maklum ini hp kredit hehe biasa orang susah pengen bergaya. Tapi ngomong-ngomong soal bayar hp optimis s...

MAKAM OPU DAENG MANAMBON MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Part II

Shalat Dzuhur Di Makam Opu Daeng Manambon  Lagi,ini yang kedua kalinya saya mengunjungi sebuah Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Mempawah ini yaitu Makam Opu Daeng Manambon.Setelah kunjungan terakhir saya kala itu pada dua tahun yang lalu.Iya merasa bangga sih akhirnya bisa datang lagi kesini sendiri seperti biasa tanpa di temani seorang teman atau pun sodara sekali pun.Karena kalau boleh jujur saya merasa nyaman kalau jalan sendiri terlebih bukan berarti saya tidak suka jalan bareng teman atau yang lainnya.Ada saatnya diri ini ingin merasa sendiri merenungi kehidupan yang sudah saya lalui ini.Mungkin bagi sebagian orang sih terlihat tidak normal atau terkesan aneh,tapi bagi sebagian orang yang merasakan hal yang sama seperti saya akan tau semua jawabannya setelah menjalani dan merasakan  dengan sendirinya. Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat sekarang kita sudah sampai di bulan ke empat,yaitu April.Selamat datang di bulan April semoga di bulan ini kita selalu senant...

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...

CISADON BADEUR LAKE PESONA TENANG DI BALIK PERBUKITAN SENTUL CITY

"Di antara birunya langit dan gemericik air, aku menemukan damai" Hallo, apa kabar ? Semoga kamu baik-baik saja. Lama rasanya saya tidak pernah berjumpa dengan salah satu teman yang tidak pernah meninggalkan saya di kala susah atau pun senang. Kamu selalu ada dan akan selalu ada sampai maut memisahkan kita. Dua bulan sepertinya sudah cukup ya untuk merefleksikan diri berhenti sejenak, beristirahat merenung sesaat. Karena menurut saya itu sangatlah penting. Dan sekarang saya sudah punya banyak cerita ingin sekali rasanya saya ceritakan dan simpan di sini. Cukup saya dan kamu saja tidak ada seorangpun yang tau hanya kita berdua saja. Untuk kehidupan sejatinya masih sama, saya masih dalam proses belajar dan berjuang untuk hidup yang lebih baik. Masih rutin ke Rumah Sakit sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan, Hari-hari di rumah disiplin minum obat nonton atau maraton series, dengerin musik kesukaan. Iya seperti itu tidak ada yang istimewa memang dalam hidup saya. Tapi sese...