Langsung ke konten utama

SEGARNYA CURUG CIBULAO DAN CURUG OROK MEGAMENDUNG BOGOR JAWA BARAT


Ada Satu Curug Yang Belum Diresmikan.

Tidak etis memang kalau kita lagi di Bogor tapi tidak merasakan kesegaran air terjunnya atau curug biasa orang Bogor menyebutnya Curug.Dan seperti yang kalian ketahui Bogor memang terkenal dengan Curug-curugnya.Selain dikenal sebagai kota hujan dan kota sejuta angkot,Bogor juga dikenal sebagai kota seribu air terjun.Terbukti dari banyaknya daftar air terjun yang bisa kita kunjungi dikala lagi di Bogor.
Pokoknya tidak ada habisnya deh kalau ngomongin soal Bogor terlebih soal air terjunnya ya.Dan cerita yang mau saya bahas kali ini memang ada hubungannya sama dunia percurugan hahaha iya air terjun.Seperti perjalanan saya kali ini mengunjungi air terjun Cibulao atau Curug Cibulao,untuk yang kesekian kalinya entah tak terhitung.Saking suka dan cintanya sama tempat yang satu ini.Dan disini saya menemukan kabar terbaru serta sistem atau peraturan yang semakin diperketat,lain halnya dengan kunjungan saya ditahun yang sebelumnya belum ada penerapan seperti ini.Penasaran bukan peraturan apa saja yang ada di Curug cibulao ini serta Curug apa sih yang belum diresmikan itu,yuk kita simak dibawah ini cekk kiittt brooottt...


Rumah Pukul 05.00 WIB 19-12-2020.
Semua berawal dari rumah iya betul sekali karena mengingat bosan juga sudah hampir tiga minggu lebih saya di rumah tidak melakukan apapun hanya makan,tidur itu saja sesekali nonton Mba Andin sama Mas Al Debaran.Dan cuaca diluar pun memang sedang tidak bersahabat akhir-akhir ini sering sekali turun hujan entah itu pagi,siang,sore atau pun malam.Jadi ya sudah auto mager kalau cuaca udah seperti itu males juga kan mau ngapain-ngapain.
Pada akhirnya saya sampai dititik rasa jenuh dan bosan yang tak terhingga,saya harus melakukan sesuatu nih dalam hati saya ngomong seperti itu.Karena nungguin kabar keberangkatan tak kunjung datang jadi ya sudah enjoy aja saya pun tidak memikirkan hal tersebut,ada rezekinya saya berangkat nggak pun juga tidak apa.Terbesitlah niat ekkhh pengen ke Curug kayanya enak seger gitu kan,sebenarnya gak hanya ingin ke curug saja sih waktu itu,niatnya mah pengen ke curug iya pasti terus ke Gua Garunggang Sentul City,tempat Viral di Hambalang,lembah Citepus,Gunung Kencana,Telaga Saat yang lagi Happening tu.Itu hanya sebagian list saja masih banyak sebenarnya,tapi nasib berkata lain jadi ya sudah semua itu hanya angan-angan semata yang tak kunjung menjadi nyata.
Oke balik lagi ke Curug Cibulao jadi saya disini seperti biasa the power of Nikreuh alias jalan kaki dengan jarak dari rumah itu sekitar 7,5 km dengan menempuh waktu perjalanan selama 2 jam kurang lebih.Tadinya saya mau pakai motor,tapi saya berpikir kembali dengan pakai motor sendirian ke Curug idiihhh udah kabayang bukan,kalau ada yang di bonceng sih saya mau,dan lagi memakai motor mengurangi rasa dari perjalanan itu sendiri jadi kaya kesannya kaya gak dapat aja sih.Jadi ya saya memutuskan untuk berjalan kaki saja selain sehat dan menyenangkan menyegarkan berjalan dipagi hari sembari ditemani sinar mentari yang menghangatkan tubuh dan yang paling penting viewnya itu gak boleh terlewatkan sih satu nilai plus kalau kita berjalan kaki ke Curug Cibulao ini.Lain halnya dengan menggunakan motor kita akan mersakan sensasi jalanan yang begitu terjal tanjakan yang curam serta tebing-tebing,selayaknya jalanan perbukitan dan dibutuhkan keahlian dalam berkendara disini bukan kaleng-kaleng memang aksesnya nanjak sekali bund.Jadi kebayang kan kalau jalan kaki pengkor-pengkor dan tu hahahha tapi sehat betis jadi kuat dan kokoh seperti hati ini yang selalu kokoh hhahhhh apa sih.


Istirahat Sejanak di Bukit Paseban.
Tepat di jam 06.45 iya hampir jam 7 pagi saya memutuskan untuk beristirahat di dekat warung kopi yang di tepi tebing itu pasti kalian tahu iya Warmak Holik namnya warung kopi ini berlokasi di Bukit Paseban dengan bertemakan warung tebing seperti di Gunung Geulis atau Bojong Koneng WJ,nah iya mirip sekali cuma disini tidak banyak hanya terdapat satu,yang saya tahu cuma itu sih dan untuk warung ini bagus sih memang cozy juga soalnya menghadap langsung ke arah Cisarua serta View Gunung Gede Pangrangomya itu jelas sekali memanjakan mata.Eiitttss udah kali ya ngomongin warung kopinya,dan lagi pun di pagi hari seperti ini warung kopinya masih tutup masih di alam mimpi kali ya hahaha.
Ya sedikit ceritalah disela-sela istirahat,seperti biasa saya selalu bercengkerama dengan warga sekitar yang hendak mau melakukan aktivitas entah itu berkebun atau ambil rumput.Ya selayaknya aktivitas warga perbukitan,dan yang bikin saya salut adalah mereka itu sudah tidak muda lagi tetapi sangat-sangat kuat sekali dalam menempuh jarak yang begitu jauh serta menanjak,.Ya mungkin sudah terbiasa kali ya,di banding saya yang sudah ngos-ngosan baru jalan satu jam saja maka dari itu saya memutuskan untuk beristirahat dulu disini.Sembari megumpulkan lagi stamina karena perjalanan masih lumayan cukup jauh,jadi ya saya mengisi amunisi terlebih dahulu yaitu minum air putih dan beberapa potong biskuit roma kelapa kala itu.


Selamat datang di Curug Cibulao.
Tidak lama setelah itu akhirnya saya sampai di curug Cibulao tepat jam 07.40 WIB.Masih sangat sepi belum ada orang sama sekali dan loket tiketnya pun belum dibuka.Tapi terdapat dua orang petugas yang lagi bersih-bersih diarea Curug Cibulao ini.Betul sekali kata si aa petugasnya belum buka sebentar lagi a belum siap katanya sih gitu.Dan setelah mereka selesai akhirnya loket tiketnya dibuka,saya langsung membayar tiket,asli disini saya menjadi pengunjung pertama spesial banget iya gak sih serasa milik pribadi deh curugnya hahaha privat Waterfall bund.
Satu jam lamanya saya merasakan private Waterfall uuhhhh puas iya gak sih,setelah itu baru mulai pada datang para pengunjung yang lainnya.Tapi masih terbilang agak sepi mungkin karena masih terdampak pademi kali ya,jadinya tidak seramai dahulu kala.Oke kita review singkat mengenai Curug Cibulao ini banyak perubahan sih ya,kalau soal airnya tidak usah diragukan lagi masih segar seperti dahulu kala cuma tidak sebesar dahulu agak surut sedikit.Dan peraturan yang harus ditaatin adalah

-diwajibkan memakan jaket pengaman atau pelampung yang sudah disediakan
-dilarang loncat dari tebing
-dilarang buang sampah sebarangan

Itu aja sih sebenarnya masih sama saja seperti dahulu cuma bedanya sekarang ini semakin di perketat peraturannya semenjak Perhutani Megamendung turun langsung jadi ya mau gak mau kita sebagai pengunjung yang budiman harus mentaati peraturan tersebut demi keamanan bersama biar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Oke lanjut review lagi sembari berbincang bersama si aa penjaganya.Dan kata si aa penjaganya untuk sekarang ini sudah terdapat dua warung yaitu satu di Cibulao satunya lagi di Curug Orok yang ada di bawah.Beda sekali bukan dulu mana ada warung di bawah sekarang sudah ada perubahan guys.Jadi tidak usah khawatir ya buat kalian yang ingin ngopi-ngopi  atau makan mie instan tapi tidak mau repot cuuusss langsung otw ke warung saja.
Banyak sekali informasi yang bisa saya ambil dari si aa nya ini dari mulai perubahan yang begitu wow luar biasa sekali intinya lebih baik lah dari yang sebelumnya,ternyata wabah pandemi ini memebawa perubahan,oh iya btw Curug Cibulao ini juga sempat tutup di masa-masa Covid lagi parah-parahnya kala itu seperti air terjun yang lainnya.Dan ada satu informasi yang sangat penting buat kalian anak-anak curug,katanya ada satu curug lagi yang masih belum diresmikan keberdaannya yaitu namanya Curug Bunder masih di bawahnya Curug Orok.Baru dilakukan penelusuran oleh pihak-pihak terkait seperti Perhutani dan lain sebagainya.Dan untuk Curug Bunder ini belum dilakukan pengukuran  kedalaman dan untuk aksesnya pun belum tersedia,maka dari itu belum dibuka untuk umum intinya belum diresmikan karena akan masih dilakukan penelitian-penelitian selanjutnya oleh pihak terkait.


Next Curu Orok.
Setelah saya puas denga privat Waterfallnya Cibulao serta info-infonya kini saya bergegas untuk mengexplore curug berikutnya yaitu Curug Orok.Tidak jauh dari Curug Cibulao curug ini tepat sekali berada dibawahnya iya dialiran curug cibulao.Kita tinggal mengikuti aliran sungainya saja serta track yang sudah disediakan.Tidak perlu waktu lama kurang dari 10 menit saya sudah sampai di Curug Orok ini.Entah kenapa bisa dinamakan curug Orok,tadi saya lupa tidak menanyakan hal tersebut.Kalau diartikan sih kata orok ini berasal dari bahasa Sunda "Orok" yang berarti bayi kalau dalam bahasa Indonesia.Curug Orok berarti Air Terjun Bayi kurang lebih seperti itu.
Oke lagi-lagi saya disini merasakan private Waterfall seperti di Cibulao,karena tidak ada pengunjung lain satu pun selain hanya saya seorang.Huuhhh jadi bebas lah berfoto-foto ria karena mengingat badan ini sudah kedinginan terlalu lama bermain air dicibulao tadi.Jadi di Curug Orok ini saya tinggal mersakan kedamain ketenangan serta bersantap ria sembari memakan beberapa potong wafer nabati,kali ini nabati masa iya roma kelapa mulu hahaha.Tidak lupa dengan air putih atau mineralnya juga biar gak seret.Akan terasa lebih nikmat kalau kita bekal nasih pakai ikan lalapan sambal dimakannya sembari memandangi air terjun yakin haduuhh yakin nikmat apa lagi sehabis main air atau basah-basahan iya kan cocok sekali itu sensasinya lainlah kenikmatan yang didapatnya itu berlipat-berlipat asli.Tapi itu hanya angan-angan semata lagi-lagi jadi ya sudah makan aja yang ada asal jangan  makan hati bahaya hahaha....
11.30 WIB saya bergegas naik lalu langsung bilas keramas ganti baju lalu siap-siap untuk kembali menempuh perjalanan pulang, yoi jalan kaki lagi pastinya.Cukup sudah main airnya yakin kenyang tu dari pagi sampai siang hari saya main air.Beginilah potret kalau lagi dialam suka lupa sama yang namanya waktu.Kaya baru nyebur ekh tau-tau udah siang hari aja hahaha,terlalu menikamati susana intinya.Berarti berhasil iya gak memang harus sih kita pergi kesuatu tempat yang indah apapun pun itu,kalau suasa hati lagi kacau pikiran lagi di mana-mana,percuma buat apa iya gak mending gak usah kuy gak usah otw kalau suasana lagi seperti itu.Buang-buang waktu dan tenaga sih intinya.Jadi sudah tau bukan gunanya kita pergi ke alam untuk apa??Iya untuk membebaskan segala beban dan pikiran yang ada biar lebih fresh aja sih intinya.
Kalian harus tau bahwa hidup ini memang harus seimbang,tidak semuanya mengenai soal uang,jangan kerja mulu teman sesekali kita harus pergi,rehat sejenak atau menepi sesaat dari semua hiruk pikuk yang ada.Dan kalau bisa berkunjung ketempat-tempat indah dimanapun itu.Surga tersembunyi seperti di Curug Cibulao ini layak kalian kunjungi apa lagi kalau bareng si doi.Akkkkhhhhhh jiwa jones saya menggebu-mnggebu kalau udah ngomongin si doi,udah lupain saja soal si doi.Btw itu dia perjalanan singkat saya selama di Curug Cibualo dan Curug Orok ini.Sungguh pernajalan yang tidak bisa saya lupakan karena perjalanan ini sangat begitu berkesan.Dan ini menjadi penutup perjalanan saya di tahun 2020 spesial dari Curug Cibulao dan Curug Orok.
Terimakasih...


Lokasi:Curug Cibulao Megamendung Bogor. 
Jalan Tegal Alur Kampung paseban Desa Megamendung Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Buka :Setiap Hari pukul 07.00-17.00
HTM :12.000/orang
Pelampung:10.000
Parkir Motor:5.000


Follow me.
IG:hi.gus__
Twitter:@bagusandali__
FB:Gus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...

PESONA INDAHNYA BUKIT DAOLONG 800 MDPL SENTUL CITY BOGOR JAWA BARAT

Via Gunung Ciung• Bukit DAOLONG adalah sebuah perbukitan yang terletak di kawasan Sentul City. Dengan akses utama yaitu melalui pintu masuk Cibuluh Land Sentul City biasanya orang-orang dalam melakukan pendakian menuju Bukit DAOLONG ini.Selain Cibuluh land sebenarnya masih banyak sekali akses menuju Bukit Daolong ini, seperti melaui Wangun Bukit Panasin, Gunung Pancar, Gunung Ciung, Pondok Pemburu, Pasir Limo Curug Kencana Sentul City dan masih banyak lagi.  Bukit Daolong ini berlokasi di Sentul City Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Jawa Barat. Dan akses yang saya gunakan saat itu melalui Gunung Ciung masuk dan keluar saya malalui gunung ini.Kenapa saya memilih gunung Ciung ini ? Karena Gunung Ciung ini selain dekat dari rumah dan akses menuju Gunung Ciung ini juga sangat mudah. Saya sangat suka sekali sama Gunung Ciung ini, meskipun saat pendakian pertama saat itu di sambut dengan air hujan serta kabut yang tebal dan jalur track yang sangat licin dan ten...

KELILING KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT

Kota Pontianak adalah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat ,Indonesia.Kota ini di kenal sebagai Kota Khatulistiwa karena di lalui garis Khatulistiwa. Perjalanan spesial gue kalie ini adalah keliling Kota Pontianak,hahh Pontianak bukan setiap ada kerjaan selalu ke Pontianak kenapa di bilang spesial??harusnya perjalanan biasa aja ya kan. Kenapa di bilang spesial karena ini perjalanan yang sangat beda banget dari yang lain nya,memang sih ada kerjaan juga tapi bukan itu tujuan utamanya untuk kalie ini.Kalau tujuan utamanya pekerjaan tidak mungkin gue menuliskan judul seperti itu,karena kalau hanya pekerjaan jalur yang gue lalui itu hanya jalur-jalur utama di Kota Pontianak ibarat kata cuma numpang lewat gitu aja.Makanya ini jadi perjalanan yang sangat beda banget bagi gue kalie ini. Di mulai dari rumah jam menunjukan pukul 02.00 wow masih pagi memang iya karena tujuan utama nya sih bukan keliling ya,tapi gue itu ada janji sama Taxi Pontianak karena ada titipan Burung gitu sekitar j...

MY NAME IS ........

Yeaahhh ini dia waktunya untuk membahas soal nama saya yang di ubah pada waktu postingan saya yang berjudul WELCOME BACK,sudah lumayan lama juga karena kesibukan hehe.. Ingat benget waktu itu saya bilangnya di postingan saya yang berikutnya karena ada peristiwa yang mungkin lebih penting dari ini jadi ya soal nama saya geser dulu hehe... Oke kita langsung aja gak perlu ngalor ngidul,kalian pasti sudah tau nama blog saya berubah,tapi kalian belum tau apa makna di balik nama tersebut,Ya saya ada sedikit cerita soal nama tersebut ini bukan perpaduan antara dua orang manusia ya tapi ini bener pure nama sendiri gak ada sangkut paut sama nama orang lain. Baik MY NAME IS SUGE BGR ya ini dia nama blog saya yang sekarang mungkin selamanya akan pakai nama itu • Apa makna di balik nama SUGE??? Makna,di bilang makna mungkin gak ada kalie ya itu cuma nama panggilan biasa yang sempat di tujukan kepada saya oleh teman-teman saya pada waktu itu. •Dimana pertama kalinya nama SUGE di tu...

HIDUP HANYA SEKALI Bagian 5 dan 6

Bagian 5: Jalan yang Masih Aku Tempuh Aku tahu, aku bukan satu-satunya. Di luar sana, begitu banyak jiwa yang juga sedang berjalan dengan luka, menyembunyikan lelah di balik senyum, menahan sakit di balik pelukan, dan tetap melangkah meski tak ada yang benar-benar tahu berat beban yang mereka pikul. Dan setiap kali aku melihat mereka — di lorong rumah sakit, di ruang tunggu, atau hanya sekilas saat mata kami bertemu — aku merasa: "Kita sama-sama bertarung." Dan entah bagaimana, itu memberiku kekuatan. Semangat mereka seperti nyala api kecil yang ikut menghidupkanku. Saat ini, mungkin rute hidupku hanya terbatas: dari rumah ke rumah sakit, dari perawatan ke pemeriksaan, dari harapan ke doa yang berulang. Tapi aku percaya… Rute ini tidak akan selamanya begini. > Akan ada saatnya langkah kakiku membawa aku ke tempat yang baru, di mana bunga-bunga bermekaran tanpa batas, di mana langit biru terbentang tanpa atap, di mana angin berhembus lembut membawa pesan: “Kamu berhasil mel...