Langsung ke konten utama

SANTAI SORE DI TAMAN BESTARI MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT



Selamat datang di bulan Agustus,bulan yang begitu beda dan spesial banget buat negara Indonesia ini dan terlebih buat diri gue sendiri.Buat Indonesia ini adalah bulan di mana negara republik Indonesia kala itu merdeka yaitu pada tahun 1945 tanggal 17 bulan Agustus,tidak heran memang di setiap sudut di rumah,jalanan,perkantoran,atau gedung-gedung apapun itu kita akan melihat sang Merah Putih berkibar dengan indah dan gagah,karena apa karena demi memperingati hari kemerdekaan republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 nanti,itulah yang spesial banget buat negara Indonesia tercinta ini.Nah kalau buat gue ini adalah bulan di mana gue di lahirkan kedunia ini guys,kalau kata orang sunda di gubrakgeun kadunia.Tepat 25 tahun yang lalu bayi merah nan suci lahir kedunia yaitu gue guys tepat di tanggal 1 Agustus 1994.Iya kemarin adalah hari ulang tahun gue yang ke 25 dan cuma gue doang yang tau,gak ada ucapan gak ada perayaan atau apapun itu gak ada guys,gue sih gak berharap semua itu.Gue sih sempet berpikir apa gue rayain sendiri keci-kecilan gitu makan di luar atau pergi ke suatu tempat,ada sih sempat singgah dipikiran gue.Dan tau gak apa yang paling gue pikirin pas mau menginjak usia 25 ini,tentang pencapaian,keinginan,mimpi,dan cita-cita sih karena apa karena ada sebagian yang belum tercapai dan gak tau kenapa usia 25 ini menurut gue beda banget,karena mungkin seperempat abad hidup gue kalie ya,dan ya kalian pasti tau lah,gak ada yang menarik sih menurut gue semua berjalan seperti biasanya.Karena di usia ini gue mengerti bahwa hidup hanya harus di jalani.Eh jadi ngalor ngidul gini,udah kalie ya cuap-cuap soal bulan Agustus dan kelahiran gue nya.

Kalie ini gue bakalan sedikit bercerita atau share pengalaman gue nih tadi sore,masih baru banget masih teringat dan hangat pokoknya.Ini adalah perjalanan pertama gue di bulan Agustus ini,gak jauh sih cuma di sekitaran Kota Mempawah aja.Dan menurut gue ini menarik banget buat di share di blog gue ini dimana lagi kalau bukan di KUDUJALAN.COM.Salah satu blog Jalan-Jalan yang menurut gue B aja haha,tapi gak papa iya,semoga bermanfaat buat kalian semua,mana kala kalian mau cari refrensi tempat nongkrong di Kota Mempawah ini.Seperti pengalaman gue tadi sore nongkrong di salah satu tempat iconik nya Mempawah kalie ya,okelah penasaran bukan gue nongkrong di mana,yang jelas kalian gak pensaran lagi,karena kalian udah baca judulnya di atas sih.Langsung aja deh ya gak usah bertele-tele.


Taman Bestari,iya gue sempat nongkrong di Taman itu guys menikmati sore hari yang begitu indah banget menurut gue meskipun langit gak begitu cerah,alias berawan,kenapa gue bisa nyangkut di Bestari jadi begini guys asal muasalnya.
Pertamanya sih mau ngantar ponakan gue yaitu Harris ke daerah Desa Antibar Mempawah yaitu sekitar jam 14.00 WIB,capcus lah tu dari Bakau Besar langsung ke Kota Mempawah,berhubung jarak Bakau Besar dan Kota Mempawah itu lumayan banget sekitar 12 KM,dari pada bulak-balik,yaudah kata bapaknya mending agus tungguin aja terserah kek mau ke mana agus nunggunya,gitu guys.Gue sempet bingung tadinya ada tiga pilihan yaitu Taman,Pantai,dan rumah teman,kalau ke Pantai lumayan jaraknya,akhirnya gak,kalau ke rumah teman,lagi males lagi pengen sendiri,yaudah deh akhirnya gue pilih ke Taman aja.Dan ya akhirnya yang terpilih Taman Bestari,dari Desa Antibar gue langsung capcus ke SPBU dulu karena berhubung tangki bensin gue sekarat,gue isi full teng dulu di SPBU Mempawah sana.Selesai dari SPBU langsung deh capcus ke Taman Bestari Mempawah.

Baca Juga :Melihat Kota Pinyuh Dari Bukit Seliung

Sekitar jam 15.20 WIB gue sampai di Taman Bestari sendirian ya guys,dengan suasana Taman yang menurut gue lagi sepi banget dan tenang serta adem ada angin sepoi-sepoi.Serta ada sih sebagian orang yang nongkrong di pojokan sana dan pedagang-pedagang jajajanan khas daerah sini Pentol,sosis,minuman es,dan lain sebagianya.Tidak lupa juga gue beli Pop ice nya guys di salah satu penjual jajanan gitu yaitu dengan harga 5.000 ribu rupiah gue udah bisa menikmati kesegaran Pop ice di Taman Bestari ini dengan bonus permen kaki Hot Pop.Unik ya baru kalie ini gue beli Pop ice dapat permen hehe.Lumayan kan biar gak seret ni tenggorokan sembari menikmati sore hari di Taman Bestari ini.
Oke gue mau sedikit review Taman Bestari ini guys,layaknya Taman pada umumnya,seperti biasa ada kursi-kursi buat santai ada Tulisan Taman Bestarinya juga kalau di saat malam hari itu menyala,dan sangat indah menurut gue dan menjadi daya tarik tersendiri juga,karena menjadi spot foto buat warga sini terbukti dari banyaknya yang mengabadikan foto di Tulisan Taman Bestari ini guys. Dan di samping tulisan Taman Bestari itu ada air terjun mini hehe,tapi sayang airnya lagi kecil,gak sederas waktu itu gak tau kenapa,sangat di sayangkan sih.Dan yang menjadi spesial banget buat Taman Bestari ini adalah letaknya mungkin ya yang berada tepat di samping sungai Mempawah dan di persimpangan Tugu Pak Tani Mempawah,keren bukan startegis banget dah pokoknya.Gak heran kalau budak-budak Mempawah suka mengadakan pertemuan,kumpul,atau sekedar meet up meet up gitu di Taman Bestari ini.Kalau gak percaya coba deh kalian nongkrong di Taman Bestari ini pas malam Minggu pasti ramai.
Oke itu dia sedikit riview Taman Bestari versi gue guys,gak banyak sih cuma itu yang gue liat dan gue rasakan di Taman Bestari ini.Dan ada satu hal yang menurut gue sangat di sayangkan banget yaitu mengenai kebersihan nya guys,Ini yang menjadi pusat perhatian gue tadi sore selama satu jam duduk santai di Taman Berstari.Banyak sampah berserakan di mana-mana men,aslinya sumpah padahal tong sampah udah ada di setiap sudut Taman ini tapi gak tau kenapa sampah nya berserakan di mana-mana.Mungkin kesadaran masyarakat Mempawah ini masih terbilang kurang menurut gue.Mereka belum tau arti keindahan yang sesungguhnya.

Baca Juga :Sejuknya Air Curug Cibulao Megamendung Bogor Jawa Barat

Sangat di sayangkan sih Taman sebagus ini tercoreng dengan sampah-sampah yang berserakan di mana-mana.Harapan kedepannya sih menurut gue buat pihak-pihak terkait bisa lebih peduli akan kebersihan setiap sudut di Kota Mempawah ini,seperti di Taman Bestari ini,tidak menutup kemungkinan buat masyarakat nya sendiri,bisa lebih peduli juga akan lingkungan di sekitarnya jangan hanya mau menggunakan tapi tidak mau merawat dan menjaganya,toh itu buat kita sendiri juga sebagai masyarakat Mempawah ini.Karena layaknya sebuah kota menyediakan fasilitas Taman atau ruangan terbuka hijau gitu buat siapa coba,kalau bukan buat masyarakat nya sendiri.So dari sekarang di mohon Kesadaran nya masing-masing akan lebih peduli sama yang  namanya kebersihan terlebih itu di suatu tempat seperti Taman.
Iya mungkin itu sih sedikit yang gue lihat dan gue rasakan tadi sore di Taman Bestari.Gak banyak sih yang gue lakuin tadi sore cuma duduk,sambil minum Pop ice dengerin musik sesekali mengabadikan foto dong pastinya haha,itu mah hal wajib kalau gue pergi ke suatu tempat.Gak berasa satu jam lebih gue duduk santai menikmati sore di Taman Bestari ini.Waktu sudah menunjukan pukul 17.00 WIB,saatnya gue jemput ponakan gue guys yaitu yang tadi di Desa Antibar itu.
Oh iya guys itu dia pengalaman gue nongkrong sendiri di Taman Bestari,gak lama sih cuma satu jam lebih tapi begitu berkesan banget buat gue.Ya setidaknya otak dan pikiran gue itu bisa lebih fresh haha biar gak mumet ngejogrog dirumah terus.Dan jelajahilah setiap sudut atau tempat di sekitar kalian,dan jangan pernah takut melangkah.Karena hanya dengan itu kita bisa mengerti kehidupan dan menyatu dengannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...