Langsung ke konten utama

SEJUKNYA AIR CURUG CIBULAO MEGAMENDUNG BOGOR JAWA BARAT


Terlihat begitu cantik warna airnya

Seperti Surga tersembunyi terletak di ketinggian,dengan panorama alam yang begitu memanjakan mata bagi setiap insan yang melihatnya.Serta dengan warna air yang begitu mempesoana dengan gradasi tebing-tebing di sekitarnya yang berlapiskan lumut hijau,serta pepohanan rindang yang mengelilingi Air Terjun ini semakin menambah keindahan dan keistimewaan serta keeksotisan bagi para pegiat-pegiat alam termasuk gue ya tentunya.Jujur gue jatuh cinta bangett sama curug ini,kenapa jatuh cinta??? Karena untuk yang kedua kalienya gue mengunjungi curug ini.Iya Curug Cibulao Namanya,keberadaannya memang layak di sebut surga tersembunyi karena letaknya yang di atas bukit di paling ujung,nyempil gitu deh pokonya.Bahkan ada sebagian orang yang bilang katanya Curug Cibulao ini Curug dari segala curug atau Curug hulu untuk curug-curug yang ada di bawahnya seperti Curug Orok,Curug Panjang,Curug Naga,dan sebagainya,kereeennn kannn..
Oh iya guys Curug Cibulao ini terletak atau berlokasi di kp.Paseban Desa Megamendung,Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Jawa Barat.Yeesss yang letaknya tidak begitu jauh dari Ibu Kota Jakarta,dan sekitarnya ini menjadikan Curug ini wajib atau layak di kunjungi.Seperti gue yang tiada hentinya mengunjungi Curug Cibulao ini,alias kalie kedua jiaaahhhh kalie kedua ya pokoknya itulah.Yesss langsung aja deh kita simak pengalaman singkat gue menelusuri kembali Curug Cibulao ini dengan berjalan kaki,hahhhh jalan kaki,iya jalan kaki,hahahh penasaran kannn...so langsung aja deh kuuuyyy....cek kit broott.
inilah aku yang hanya butiran Ranginang



Sebelumnya sih gue emang udah pernah ke Curug Cibulao ini,yaitu sekitar 8 bulan yang lalu kalau gue buka My Google Maps,di situ ada notifikasinya,"anda berkunjung 8 bulan yang lalu",seperti itu guys.Dan ya kalie ini gue bakalan kesini lagi tepatnya satu Minggu yang lalu ya,iya inget bangettt waktu itu hari Rabu.Rabu pagi bangettt gue otw dari rumah,oohh iya guys ini gue bener-bener jalan kaki pure jalan kaki full pulang pergi alias PP.Kenapa jalan Kaki??? Pasti muncul pertanyaan itu kan,emang gak ada motor,emang gak ada mobil,emang gak ada bla-bla,suuuutttsssss jangan berisik.Jujur di rumah memang tidak ada motor,memang tidak ada mobil,atau kendaraan apapun itu,dan gue cuma berbekal uang 30.000 di dompet,serta satu botol air minum,dan bekal nasi pakai telor dadar bikinan my Mom alias Mamah tercinta.Dan pasti muncul lagi pertanyaan,kenapa gak sama teman yang punya motor kan bisa??? Gue Jawab :lagi pengen SENDIRI,setelah apa yang terjadi satu Tahun kebelakang ini.Hmmmm sedih,kok sediihhh,eeiihhh ini kan waktunya berbahagia kalau kata GAC mah kita BAHAGIA... .... .....
Oke,gue on the way dari rumah itu sekitar jam 05.30 WIB masiih pagi bangettt,oh iya guys rumah gue berlokasi di Kp Pasir Pogor 1 RT 004 RW 004,Desa Cilember Kecamatan Cisarua Bogor Jawa Barat.Jiaahhh lengkap bangett ya alamatnya.Berawal dari niat waktu masih di Pontianak sih pengen ke Curug Cibulao dengan berjalan kaki,alhamdulillah akhirnya kesampean juga.Dan rute yang gue lewatin  untuk menuju Curug Cibulao ini gue via Jln Desa Cilember,yaitu gang nya kalau dari jalan raya utama Puncak Bogor itu tepatnya di samping Alfamart atau biar lebih jelasnya tidak jauh dari Cimory Riverside,pasti tau deh jln Desa Cilember itu sangat terkenal.Nah dari Jalanan Desa Cilember itu nanti akan menemukan jalan Pesantren,nah ambil jalan Pesantren.Dari situ perjalanan sesungguhnya akan baru di mulai,karena jalanannya lumayan terjal banyak tanjakan-tanjakan,dengan kontur jalan yang menurut gue udah lumayan sih,karena di sekitaran sini juga banyak Vila sih ya.Nah selesai dari tanjakan-tanjakan tersebut nanti akan menemukan persimpangan gitu antara ke Curug Panjang dan Curug Cibulao,kalau ke Curug Panjang itu ke kiri sedangkan Curug Cibulao itu ke kanan atau lurus yang ada tanjakan terjal itu.Nah dari situ masih lumayan sih.Dan dari tankakan ini juga gue bisa menikmati view yang begitu Indah yaitu Gunung Gede Pangrango,woowww gila....kan kereennn deh pokoknya.

Ohh iya guys buat kalian yang mau ke Curug Cibulao jangan lupa untuk selalu berhati-hati ya kerena masih terdapat titik-titik jalan yang masih terbilang tidak bagus alias jelek batu-batu gitu,dan ada sebagian tebing yang longsor juga,ingat HATI-HATI ya guys.Oke jam 07.45 WIB akhirnya gue sampai di Gerbang utama tempat parkiran Motor,dari situ masih 200 M menuju Curug Cibulao nya dengan menuruni anak tangga,yang di sampingnya itu perkebunan Warga sekitar.
Gerbang Selamat Datang Curug Cibulao 

Dan ya Finally....Welcome to Curug Cibulao,alhamdulillah gue sampai dengan selamat dan sehat dengan waktu tempuh 2 jam lebih lah ya dan jarak dari rumah sekitar 6,5 km wooww gila gak tuh,demi pengen mandi di Curug Cibulao ini.Pas nyampe situ gue langsung bayar tiket,dan ada yang nge champ juga,pas bayar tiket abang-abang nya bilang,di bawah ada artis kang,hahh gue kaget kan,yang bener kata gue,iya artis Anak Langit SCTV.Waduuuuhhh gue kaget dong sekaligus bingung,plus seneng pengen minta foto bareng mereka haha.
Yeaaaaahhh foto bareng Artis

Pas gue turun,ternyata emang bener ada Angela Gilsha dan Pemain Anak Langit lainya,mereka ternyata lebih dulu yaitu udah mandi dari jam 06.00 pagi,gilaaa ya kuat bangetttt kan.Ibarat ketiban durian runtuh yang tandinya mau menikamati segernya air Curug Cibulao,ehhh malah ketemu sama artis pula di sini hehe.Tidak mau melewatkan kesempatan dong,kapan lagi coba,yang biasanya gue cuma ngelihat di layar kaca dan kemarin itu gue ngelihat secara langsung bahkan dekat men oouhh wow-wow seneng bangett gue.Dan yang salut dari mereka itu mereka baik,tidak sombong tidak menjaga jarak juga,ya kaya orang biasa deh kaya bukan artis ya haha.
Singkat sih bersama artis Anak Langit,karena mereka pergi untuk Mengexplore Curug yang di bawah nya yaitu Curug Orok.
Lagi menikmati nasi telor dadar buatan Mamah tercinta

Dan ya kita kembali ke Curug Cibulao yaitu Curug tujuan gue dari awal tadi,seperti tahun sebelumnya curugnya masih sama warnanya hujau,suasananya masih asri dingin pokoknya,tidak bosan-bosan nya gue memandangi Curug Cibulao ini.Henmmm memang pantas di sebut Surga tersembunyi,ada yang berbeda nih guys dari kunjungan gue ke Curug Cibulao ini dari 8 bulan yang lalu itu,kalau 8 bulan yang lalu itu gue cuma berenang di sekitaran pinggiran-pinggirannya aja,karena lebih menikmati private waterfall nya sih,dan gak berani juga untuk Mengexplore kebagian pusaran airnya itu karena sepi masih pagi sih.Dan berbeda sama yang kemarin berkunjung ke Curug Cibulao paska lebaran ternayata ramai pengunjung sumpah padahal masih sekitaran jam 09.00 WIB,alhasil gue berani untuk Mengexplore bagian pusaran airnya dan loncat-loncat ganteng dari atas batu gitu bareng sama yang lain.Seru deh pokoknya bikin ketagihan lagi-lagi dan lagi sumpah padahal airnya dingin bangettt Seriuss.
Nikmat mana lagi yang kau dustakan

Oohh iya guys Curug Cibulao ini memiliki kedalaman sekitar 5 m,dan udah di kasih tanda juga sih pake tali gitu antara pembatas yang dalam dengan yang tidak,dan pihak Curug Cibulo juga sudah menyediakan jaket pelampung gitu biar lebih aman.And you know katanya yang di atas itu lebih dalam lagi yaitu sekitar 8 m wowww serem ya.Pokoknya selalu prioritas kan keselamatan kita sendiri ya guys di manapun itu,dan selalu jaga Alam di sekitar kita pastinya,kalau bukan kita siapa lagi coba iya kan.Karena alam sudah menyediakan keindahannya,kita sebagai manusia selayaknya harus bisa menjaganya sampai kapan pun,supaya anak cucu kita kelak bisa menikamati apa yang kita nikmati saat ini.
Cadaaaaaasssssssss.......jiaahhh cadas di bawa-bawa hahaha,oh iya itu dia pengalaman singkat gue ke Curug Cibulao dengen berjalan kaki dan berbekal uang 30.000 ribu rupiah,dengan sisa uang 18.000 ribu rupiah,lumayan buat makan bakso hehe yang pedessss ya kan biar cenghar ngagebyar dunia jadi caang hahah.....


Terimaksih Curug Cibulao Megamendung Bogor Jawa Barat.
Lokasi :Curug Cibulao Megamendung Bogor
HTM : 12.000 Rp + Jaket Pelampung 10.000
Buka :Setiap Hari jam 08.00-17.00 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...