Langsung ke konten utama

PENGALAMAN PERTAMA MENDAKI DI GUNUNG GEDE PANGRANGO 2.958 MDPL JAWA BARAT VIA CIBODAS



Pesona Jawa Barat memang tiada hentinya untuk kita jelajahi dan kita explore,entah itu Pantainya,Air Terjunnya,bangunan bersejarahnya,perkotaannya,tempat-tempat wisatanya,dan tentunya gunung-gunung yang menjulang tinggi yang berada di Provinsi Jawa Barat ini semakin menambah keistimewaan atau daya tarik tersendiri bagi para pendaki.Seperti pengalaman pertama gue mendaki ke Puncak Gede 2.958 Mdpl,iya pengalaman pertama bangett sumpah.Oh iya guys Gunung Gede Pangrango ini masuk ke dalam kawasan TNGGP,atau informasi singkatnya seperti ini guys..


Gerbang Selamat Datang

"Gunung Gede merupakan sebuah gunung api bertipe stratovolcano yang ada di pulau Jawa,Indonesia.Gunung Gede berada dalam ruang lingkup Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,yang meruapakan salah satu dari lima taman taman nasional yang pertama kali di umumkan di Indonesia pada tahun 1980.Oh iya guys Gunung Gede ini memiliki ketinggian 2.958 Mdpl dan pernah meletus pada tahun 1957,terbukti dari adanya kawah-kawah yang masih aktif.Dan Gunung Gede Pangrango ini memiliki dua Puncak yaitu sesuai namanya ya yaitu Puncak Gede dan Puncak Pangrango ketinggiannya pun berbeda,kalau Puncak Gede memiliki ketinggian 2.958 Mdpl sedangkan Puncak Pangrango memiliki ketinggian 3.019 Mdpl beda dikit lah ya hehe.Dan satu lagi Gunung Gede Pangrango ini teletak di tiga Kabupaten sekaligus yaitu Kabupaten Cianjur,Kabupaten Bogor,dan Kabupaten Sukabumi".

puncak Gede 2.958 Mdpl

Itu dia guys informasi singkatnya seperti itu yang gue tau itu sih,kalau kalian pengen lebih jelas atau pengen tau lebih detailnya silahkan kunjungi website resminya Gunung Gede Pangrango.
Alvin,jurignya ni the best deh

Renold,dan dia juga sama jurignya

Bebas lepas bahagia pokoknya

Oke kita kembali ke pengalaman pertama gue mendaki ke Puncak Gede ini guys,oh iya guys kemarin gue tektok,kalian tau tektok??bukan tiktok ya tapi tektok.Sebelumnya gue sendiri gak tau tektok itu apa,tapi semenjak gue berteman dengan seorang pendaki berbagi pengalaman bercerita akhirnya gue tau tektok itu apa."Tektok adalah bahasa yang sering di gunakan oleh pendaki guys,kata tektok sendiri sering di gunakan oleh pendaki yang tidak memakan waktu lebih lama.Seorang atau pendaki yang melakukan pendakian tektok biasa di sebut Tektokers atau Pejalan Gunung,atau biar lebih jelasnya mah PP ya guys,alias Pulang Pergi habis sampe Puncak tidak lama langsung turun lagi tidak menginap atau mendirikan tenda ngechamp dan lain sebagainya".

Di jembatan beton sepanjang 200 m

Jeda sedikit kaya iklan haha,itu bukan iklan sih melainkan sebuah informasi penting buat kita semua kalau kaya di tv mah Sekilas info ya haha,semoga bermanfaat deh yang tadinya tidak tau,kan jadi tau heheh iya kan...
Oke kita kembali kita fokus ke pengalaman gue aja sekarang mah.Jadi gini ya guys berawal dari niat kita bertiga yaitu,Alvin,Renold,dan gue iya alhamdulillah pertemanan kita masih berjalan sampe sekarang karena maianan atau hobi kita bisa di bilang sama ya.Pencinta alam bangett jiahhh,pertemanan kita tidak di sengaja berawal dari postingan gue di Facebook yang di Curug Cibulao itu dan Alvin komen ngajakin nanjak bareng ke Gunung Kencana Bogor 1.803 Mdpl,nah di Gunung Kencana itulah kita bertemu dengan Renold yang seorang diri yang sedang kebingungan mau mendaki,alhasil kita berkenalan terus nanjak bareng waktu itu dan ya sampe sekarang akhirnya.Memang ya bener kata orang pertemanan itu bisa lewat apa aja tanpa kita tau tanpa kita duga pastinya.Beruntung banget gue bisa berteman sama dua orang paling kece di jagat raya ini,yang punya segudang pengalaman mengenai dunia luar atau lebih tepatnya pendakian.

Suasana di Vila kediaman Alvin jam 04.00 WIB


Tidak mudah sih guys untuk kita bertiga bisa kuuyy bareng nanjak bareng lagi,karena kesibukan kita masing-masing,tapi alhamdulillah berkat keyakinan kita bertiga,kita bisa bertemu lagi bahkan nanjak bareng lagi seperti kemarin itu.Oke pendakian kemarin tepat di tanggal 18 Juni 2019,stars dari kediaman Alvin yaitu di sebuah Vila yang menurut gue bagus banget dan view sawahnya kereeenn sumpah yang berlokasi di Kp.Urug Daerah Jogjogan gitu yang ke arah Curug Cilember.Dan Pendakian ini gak hanya kita bertiga,melainkan ada seorang 7 sosok lainnya yaitu 4 cewek dan 3 cowok lainnya merekan semua adalah teman nya Alvin,yessss kita rombongan 10 orang.Oke singkat aja ya kita on the way dari kediaman Alvin sekitar jam 05.00 WIB,tidak lupa kita bertiga menjemput pendaki lainya yaitu yang 5 orang tadi dan 2 orang menggunakan sepeda motor di kawasan jalan Pesantren Cilember,yapppzzz bismillah kita berangkaaatttttttt.Jam 07.00 WIB kemudian kita semua akhirnya sampai di baschamp tidak lupa juga kita semua berdoa sebelum melakukan pendakian demi keselamatan kita semua,dan ya rombongan kita bertambah menjadi dua orang yaitu ada dua sosok yang berasal dari Cibinong mereka juga mau melakukan tektok sama seperti kita guys,baru memulainya pendakian aja kita udah dapat teman baru jiaaahhh begitulah dunia pendakian hehe.Oh iya guys jalur yang kita gunakan itu melalaui jalur Cibodas atau biasa orang bilang Via Cibodas,mau tau rute-rute atau pos-pos yang kita lewatin apa aja dan spot-spot yang bisa memanjakan mata bagi para pendaki yang menggunakan jalur Cibodas ini,ini dia guys rangkuman singkatnya,oh iya ini menurut pengalaman gue sendiri ya guys maaf kalau ada yang kelewat,oke deh langsung aja cek kittt brooott.....

Suasana di Baschamp Cibodas

1.Tempat parkiran Mobil
2.Gerbang Pendakian
3.Pos (1) Telaga Biru
4.Jembatan Beton sepanjang 200 m,di atas rawa Gayonggong
5.Pos (2) Pancayangan atau persimpangan antara ke Curug Ciberem
6.Shelter Rawa Denok 1&2,Shelter Batu Kukus 1&2
7.Pos (3) Air Panas,atau Sumber Air panas
8.Pos (4) Kandang Batu
9.Air Terjun Panca Wulung
10.Pos (5) Kandang Badak
11.Persimpangan antara ke Puncak Gede dan Puncak Pangrango
12.Tanjakan Setan
13.Pinggiran Kawah
14.Dari pinggiran kawah kita harus menyusuri sekitar 30 menit untuk sampai ke Tugunya yaitu Puncak Gede 2.958 Mdpl.

Empat pendaki Cewek paling rempong sejagat raya

Itu dia guys rangkuman singkatnya,sesuai dengan apa yang gue lihat dan gue lewatin waktu itu,mohon maaf bila ada yang terlewat di karenakan gue juga baru pertama kalie mendaki di Gunung Gede Pangrango ini.Oke gue mau sedikit bercerita mengenai tempat-tempat yang gue lewatin tadi itu.Dari mulai pertema yang menarik perhatian gue yaitu..
Telaga Biru,iya telaga biru ini sumpah indah banget dengan airnya yang warna biru benar-benar biru,ya namanya juga juga telaga biru ya haha,dengan di kelilingi pepohonan yang rindang serta airnya yang tenang semakin menambah keindahan telaga biru ini dan menjadi pusat perhatian bagi para pendaki yang melewatinya,terbukti dari banyak yang mengabadikan moment di telaga biru ini guys.

Suasana di Air Panas

Tidak lupa berpose-pose ria

Sumber Air panas atau Air Terjun Air Panas,iya spot ini juga tidak kalah menarik keberadaannya yang berada di sebuah tebing yang menurut gue kereeen bangeet airnya bener-bener panas sumpah asli,oh iya guys buat kalian untuk selalu berhati-hati di karenakan kita harus berpijak pada batu-batu dan di sebelah kanan kita ada jurang yang begitu curam,dan tidak lupa juga untuk selalu berpegangan pada tali-tali yang ada.
Air Terjun Panca Wulung,iya Gunung Gede Pangarango tiada hentinya memanjakan mata bagi setiap para pendaki yang melewatinya,seperti Air Terjun Panca Wulung ini,air terjunnya begitu unik dengan gradasi bebatuan serta gemericik suara Airnya yang begitu menggoda bagi setiap para pendaki yang melewatinya.

Kelakuan empat pendaki

Kandang Badak,iya spot ini juga tidak kalah menarik karena keberdaanya menjadi salah satu tempat ngechamp bagi para pendaki yang bermalam di Kandak Badak ini.Terbukti dari banyaknya tenda-tenda yang berdiri diantara pepohonan yang menjulang tinggi,semakin menambah keindahan tersendiri buat tempat ini,warna-warni di ketinggian haha.
Ini dia Tanjakan Setan yang memacu adrenalin

Yesss it's me

Tanjakan Setan,dan spot yang terakhir yang memacu adrenalin bagi setiap para pendaki ya Tanjakan Setan ini.Kata para pendaki di sinilah momentnya,jadi untuk melewati tanjakan setan ini kita haru berpengangan pada tali-tali yang udah di sediakan,dan ingat keselamatan kita yang lebih utama ya guys.Karena kemiringan tebing batu yang menurut gue curam bangett,tapi kalau kalian tidak mau melewati Tanjakan Setan ini kalian bisa melewati jalur yang satunya.
Ya Allah eta kalakuan

Pendaki-pendaki kusam punya cerita

Lagi bersantap ria dengan lauk pauk seadanya

Itu dia guys spot-spot yang menarik perhatian gue waktu mendaki ke Puncak Gede ini.Dan mengenai estimasi waktu mungkin setiap pendaki berbeda-beda ya guys telebih kemarin gue dan rombongan mendaki bersama 4 orang cewek juga jadi agak santai gitu sih,yang penting sampe Puncak dengan Selamat.Pokonya stars jam 07.00 WIB pagi itu sampe Puncak sekitar 14.00 WIB siang,lumayan kan berapa jam tu lama juga kan,itu belum sampe tugunya ya guys kalau sampe tugunya sih sekitar jam 14.30 WIB.Alhamdulliah akhirnya kita semua sampai juga sih di Puncak dengan selamat,meskipun tadinya sempat tidak yakin bakalan sampe Puncak.Tidak lama sih yang kita lakukan di Puncak,mengabadikan moment foto,makan ya dengan lauk pauk sedanya,hasil masakan temen gue yaitu Chef Alvin haha dan selesai makan langsung bergegas turun karena mengejar waktu ya guys karena hari semakin sore.


Suasana saat pulang

Jam 16.00 WIB kurang lebih jam segitu kita semua turun,dan sampai di Kandang Badak sekitar jam 17.30 WIB sebelum Maghrib ya guys,tidak lupa mengisi air dan keperluan lainnya seperti ketoilet.Dan yang paling penting memanjatkan doa demi keselamatan semuanya.4 jam kemudian akhirnya kita semua sampai di baschamp yaitu sekitar jam 22.00 WIB,iya dengan segala cerita dan kejadian yang mengiringi perjalanan turun kita.Henmnmm biarkan semua itu menjadi cerita yang gak bisa di lupakan mungkin sampai kapan pun.
Di Tugu bersama orang terkece

Kereeeenn abis sumpah

Saat menuju ke Tugu Puncak Gede

Oke guys itu dia pengalaman pertama gue mendaki ke Puncak Gede 2.958 Mdpl,dengan segala cerita,pengalaman,pelajaran yang bisa gue ambil dari hasil mendaki tersebut buat kedepannya,pokoknya pendakian kemarin kereeennn bangetttt sumpah gak bisa di lupain seumur hidup gue.Salam Lestari dari Puncak Gede 2.958 Mdpl,Terimaksih Gunung Gede Pangrango kamu berhasil membuat rasa rindu ini semakin berat sampe sekarang jiaahhh hahahha.

TERIMAKASIH.
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Jln.Kebun Raya Cibodas,Cimacan,Kecamatan Cipanas,Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...