Langsung ke konten utama

CURUG CIBULAO MEGAMENDUNG BOGOR JAWA BARAT


Selamat pagi guys...apa kabar semuanya???Semoga baik-baik saja ya dan selalu dalam lindungannya amin,sudah lama rasanya gue gak menuliskan lagi hasil perjalanan gue di blog pribadi gue ini.Jari jemari gue udah gatal banget pengen menuliskan semuanya di blog ini tapi karena kemarin ada sesuatu hal gitu semacam problem kehidupan haha biasalah namanya manusia ya.Gak ada manusia yang sempurna di dunia ini karena kesempurnaan hanyalah milik sang pencipta Tuhan semesta alam iya Allah SWT.
Oohh iya sebelum ke inti cerita nya gue mau sedikit bercerita tentang NAMA,iya nama kenapa nama blog gue di ubah lagi untuk kesekian kalienya,karena ya itu tadi sesuai yang di atas ada sedikit problem karena nama sebelumnya itu sesuai sama doamin gue ya yaitu GUSPI nah itu adalah perpaduan dua orang nama manusia yang di satukan menjadi satu padu haha udah kaya apaan aja.
Dengan mengucapkan bismillah kemarin-kemarin gue udah sempat ubah nama lagi yaitu KANGAGS apa itu kangags,kangags adalah Kang Ags kang itu adalah panggilan kalau di orang sunda ya,kalau Ags nya yaitu nama gue yang sedikit gue pelesetin haha biar lucu-lucuan aja biar kerennn jiaahh.
Mungkin sudah jelas mengenai soal namanya apalah arti sebuah nama iye gak haha.Mau apapun itu yang penting bisa memberikan nilai-nilai positive buat kedepannya amin.
Kembali ke judul yang di atas...
CURUG CIBULAO

Mungkin bagi kalian gak asing lagi kalie ya mendengar kata curug Cibulao ini karena keberadaannya kini menjadi incaran bagi pegiat atau penikmat alam atau komunitas-komunitas tertentu yang gak bisa gue sebutin satu persatu.Bukti dari eksistensi dari curug Cibulao tersendiri,dengan letak yang gak begitu jauh dari Ibu Kota Jakarta semakin menambah daya tarik tersendiri,gila kan gak perlu jauh-jauh men lo cukup ke Bogor gila dekat banget lo udah bisa menemukan tempat seindah dan sesegar curug Cibulao ini.
Jujur gue sendiri sebagi orang Bogor untuk pertama kalie nya gue nginjekin kaki di Curug Cibulao ini,padahal gue udah lama banget kepoin curug ini cuma gak jadi mulu dan soal waktu pastinya haha sok sibuk banget dah gue.
Oke gue bakalalan bercerita tentang pengalaman gue berkunjung ke Curug Cibulao dari mulai gue start dari rumah dan akses mana aja yang gue lewatin serta HTM dan lain-lain semuanya akan di kupas setajam golok haha infoteiment kalie ye,siapa tau bisa membantu teman-teman semua yang ingin tau tentang Curug Cibulao ini.
PERTAMA 05.30 WIB
Gue start dari rumah waktu itu pagi buta banget men,gila kan curug nya aja belum buka,oohh iya gue di temenin sama si ijo sepeda kesangan gue,memang sih jarak nya gak begitu jauh dari rumah gue cuma berjarak sekitar 7 km gitu lah,tapi lumayan juga selain menyehatkan goes-goes ke curug ternyata bikin gempor nih kaki sumpah,soalnya gue udah lama gak ngegoes lagi haha wajar ya.
KEDUA 07.00

Rute yang gue lewatin yaitu dari awal gue melakahkan kaki dari rumah,Jl Raya Puncak ada Cimory Reverside yang pertama sebelah kanan kalau dari Jakarta jalan sedikit nanti ada alfamart di situ ada gang ojek bisa di sebut juga gang Cilember,masuk kesitu terus ikutin jalan Cilember itu sampai kalian melewati TPU terus Kantor Desa Cilember dan kalian ambil kiri ke arah jalan Pesantren nah dari jalan pesantren itu pejalanan kalian baru akan di mulai track nya lumayan nanjak terus guys.
Nanti kalian bakalan menemukan gerbang selamat datang di Desa Megamendung terus aja ikutin jalan tersebut sampai kalian menemukan cagak atau jalan bercabang gitu ya,ke kiri itu arah Curug Panjang nah kita ambil yang lurus aja kita kan mau ke Curug Cibulao jalannya lumayan nanjak nanti kalian akan menemukan sebuah warung dan pasti istirahat sejenak di situ sambil menikmati view yang begitu indah yaitu Gunung Gede Pangrango guys mantappp kan pokoknya paket lengkap dah ke Curug Cibulao mah gue istirahat di situ sekitar jam 7 an waktu itu 30 menit lah sambil makan gorengan dan berbincang dengan masyarakat sekitar yang begitu ramah dan menambah semangat gue untuk mencapai tujuan.
KETIGA 08.30

Akhirnya gue tiba di gerbang utama ucapan selamat datang di Curug cibulao yang 200 m lagi dengan akses jalan kaki,gue kaget kok gini ini gimana parkir sepeda nya gak mungkin juga gue bawa ke bawah terus waktu itu posisi sepi banget gak ada orang cuma ada tiga motor parkir di pinggiran jalan tersebut dekat pos,bukan pos sih kaya saung gitu ya.Nah gue juga berusaha parkirin sepeda gue se aman mungkin gue iket pakai jaket gue soalnya gue belum punya gembok sepedanya.oh iya ini tips buat kalian yang bawa sepeda motor kalian bisa titipkan di warung,yang gue liat sih seperti itu banyak orang-orang yang menitipkan di situ dan gue mengetahui ini setelah gue mau OTW pulang kalian bisa menitipkan di warung tersebut kalau kalian merasa ragu menyimpan motor di pinggiran jalan dekat pos ini.
KEEMPAT 08.50

Tepat jam sembilan kurang lah ya gue sampe juga di curug cibulao,gila guys gue orang pertama waktu itu yang beli tiket curug nya secara gue berkunjung di hari Senin haha biar berasa private waterfall gitu.Gue berbincang dulu dengan si akang nya yang jaga tiket sedikit interview lah tentang curug Cibulao ini ya setidaknya perjalannan lo gak sia-sia guys bisa mengetahui lebih dalam tentang tempat yang lo kunjungin guys intinya seperti itu.
HTM :12.000 ribu
Pelampung :10.000 ribu
Murah kan guys hanya dengan 22 rb kalian udah bisa menikamati keindahan dan kesegaran curug cibulao,mengenai pelampung kenapa gue list soalnya demi keselamatan bersama ya,itu sih terserah dari teman-teman semua mau pakai atau tidaknya itu terserah kita dari yang gue liat sih ada yang pakai ada yang gak juga,karena mengingat kedalaman curug Cibulao ini yang sangat dalam yaitu 5 M,tapi ada pembatasnya juga sih antara yang dalam dan yang cetek sah-sah ajalah kalau buat basah-basahan manja doang mah haha.

Tips buat kalian yang mau ke curug pastikan selalu bawa makanan karena kalau habis basah-basahan gitu pasti selalu lapaaarrrr bawaan nya,dan buat kalian semua selalu ikutin peraturan yang ada di setiap tempat yang kalian kunjungi jangan sesekali melanggar hal tersebut demi keselamatan dan kelancaran bersama serta selalu menjaga kebersihan alam sekitar kalau bukan kita siapa lagi iya gak,alam sudah menyediakan keindahannya buat kita semua alangkah lebih baiknya kita sebagai manusia turut menjaganya iya gak,jadi buanglah sampah pada tempatnya..
Semoga bermanfaat ya guys buat semua itulah pengalaman gue berkunjung ke Curug Cibulao.
Sampai ketemu di cerita gue selanjutnya..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...