Langsung ke konten utama

BUKIT SELIUNG SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT



Melihat indahnya kota Pinyuh dan hamparan laut lepas dari ketinggian,tentunya dari atas bukit yang tidak jauh dari pasar Sungai Pinyuh,di manakah itu penasaran bukan,yang jelas kalian udah tau pastinya di mana lagi kalau bukan di Bukit Seliung,yesss Bukit Seliung betul banget,sudah terpampang jelas dari judulnya juga haha.
Oke kalie ini gue bakalan share pengalaman gue mendaki,jiaaahh mendaki yaaa....sama aja lah ya namanya juga naik bukit dan nanjak pastinya.Iya langsung ajalah ya kita kuy kita simak pengalaman gue berikut ini tentang mendaki di Bukit Seliung.

Berawal dari rasa penasaran gue akan bukit yang ada di Sungai Pinyuh itu,kenapa penasaran???karena tepat di atas bukit itu ada bendera merah putih gitu,dan bodohnya gue cuma di pendem doang tanpa tunya-tanya sama orang-orang sini.Dan Selang beberapa tahun,ekkhh kok beberapa tahun,lah gue aja baru dua tahun di sini,maksudnya baru jalan satu tahu itu gue belum begitu penasaran sama bukit yang ada di Pinyuh ini.Cuma gak tau kenapa setiap kalie ke Pinyuh tepatnya ke jalan Seliung gue selalu melihat ke arah bukit itu dan muncul dalam benak hati gue,"itu bukit kira-kira bisa di naikin gak ya",Nah itulah yang muncul dalam benak hati gue waktu itu.Dan sempat berangan-angan juga kira-kira gue bisa gak ya kesitu.
Awal mulanya gue tau Bukit Seliung ini bisa di naikin,ya dari kakak gue sendri yaitu my bro,kenapa dari my bro???soalnya kakak gue udah 10 tahun di Kalimantan Barat ini tepatnya di Sungai Pinyuh,jadi secara otomatis dia tau seluk beluk di Pinyuh itu seperti apa iya gak.Dan ini gak di sengaja sih,dan gue waktu itu gak tanya-tanya juga soal bukit ini.Jadi secara tidak sengaja waktu itu kita kan mau ke Pontianak,nah lewat dikit Puskesmas Pinyuh tu ada razia atau operasi-operasi gitulah,nah kita itu ceritanya menghindari razia tersebut dan mengambil jalan alternatif melalui ke jalan Seliung dalam,tepat di tikungan kita lurus masuk ke arah bukit Seliung,nah di situlah kakak gue cerita,"gus katanya kan,bukit seliung ini bisa di naikin loh,kata gue akh masa sih a,gue kan manggilnya aa ya,gue nanya kan emang ada jalan nya ya a,kata kakak gue,ya ada gus ada tangga nya gitu lagian di atas itu tempat muja-muja gitu buat orang-orang tionghoa tu dan di sekitaran bukit sini juga emang area kuburan China gitu,jadi ya emang terkenalnya kawasan orang-orang China sih di sini gus.Kata gue kan,ohh....pantes di atas bukit itu ada bendera merah putih ternyata bisa di naikin,hemmmmm jadi penasaran deh gue".

Seiring berjalannya waktu,biar lebih memastikan lagi gue berani menanyakan hal itu lagi yaitu tentang Bukit Seliung ke temen gue.Yaitu temen kerja Mas Adi namnya,iya dia orang sini dan dia pun menginformasikan hal yang sama sepeti apa yang kakak gue bilang bahwa ternyata emang Bukit Seliung itu bisa di naikin.Dan gue belum puas dengan informasi yang ada,tanpa ada bukti yang kuat gitu kan.Nah...muncul lah Reza temen Gue di Instagram,iya dia orang Pinyuh kayanya,nah Reza ini sempat bikin Instastory gitu di atas Bukit Seliung pagi-pagi waktu itu kalau gak salah,nah gue tertarik kan dengan instastory nya itu gue tanya dong,dan Reza pun langsung menjelaskan semuanya bla-bla panjang pokoknya kita lanjut DM-DM an di Instagram.Sampe dia itu mengirimkan sebuah foto tangga gitu ke gue biar lebih pecaya kalie ya.Dan ya gue semakin yakin dan rasa penasaran gue semakin besar akan Bukit Seliung ini.Setelah tiga orang ini menginfokan bahwa Bukit Seliung bisa di naikin ada satu orang lagi yang meyakinkan gue bahwa emang Bukit Seliung bisa di naikin,siapakah itu???Matsari,iya Matsari namanya dia itu temennya kakak gue,dan dia itu tinggal tepat di belakang Bukit Seliung.Dia cerita lah ya kan semuanya di jelasin,dan setelah empat orang ini menceritakan hal tersebut dengan sama emang benar-benar bisa di naikin tu Bukit.Muncul dalam benak hati gue pengen rasanya naik ke atas Bukit melihat Kota Pinyuh dari ketinggian.Dari rasa penasaran gue beralih ke rencana,iya gue rencana emang pengen naik ke atas Bukit tersebut.
Tapi entah kapan??? Seolah-olah rencana tersebut hanya tinggal wacana semata menurut gue waktu itu haduuuuhhhh.Makanya jangan sesekali merencanakan sesuatu ya guys,mending serba dadakan tapi terlaksan dengan lancar tanpa ada gangguan sedikit pun.Itulah awal mulanya rasa penasaran gue sampe akhirnya gue tau bahwa Bukit Seliung bisa di naikin,sumber informasi dari narassumber terpercaya hahahha.
Seperti halnya yang gue lakukan satu minggu yang lalu tepat nya hari Sabtu itu gue nanjak di Bukit Seliung ini guys,penasaran seperti apa yuk simak di bawah ini.


10.00 WIB.
Tepat jam 10 pagi gue otw kan,dari rumah menuju Desa Rasau dan Desa Galang,gue melalui jalur dalam kenapa??? Karena gue sambil bersepeda guys jadi ya biar lebih rilex aja sih lebih santai pastinya.Jalur yang gue lewatin dari pertama keluar dari rumah yaitu,jalan Bakau besar lanjut masuk ke arah Parit Kurus nanti di dalam itu ada SDN sungai Pinyuh,nah patokan nya sih di situ guys,gue langsung ambil kanan ke arah jalan setapak khusus motor gitu guys,nah dari situ nanti ada lagi perempatan,tepat di situ ada kantor Desa gitu yaitu Desa Sungai Bakau Besar Darat,iya itu nama desa nya,nah tepat di perempatan tersebut gue lurus aja arah ke Desa Rasau.
10.30 WIB.
Selang beberapa menit kemudian gue sampe juga di suatu perbatasan desa antara Desa Galang dan Desa Rasau,tepat di sungai Rasau itu sendiri,oh iya gue pun sempat istirahat,duduk-duduk,santai ya kan tepat di pinggir sungai dengan air yang tenang,dan di di bawah pohon yang rindang sumpah nikmat bangettf pokoknya.Dan tidak lupa juga gue mengabadikan momen di lokasi tersebut buat Kenang-kenangan iya gak.Dan mungkin ini adalah salah satu tempat favorit gue untuk menenangkan hati dan pikirkan pastinya.Jiaaaahhh curhat deh jadinya.
11.30 WIB

Gue pun sampai di kawasan Bukit Seliung dan mencari-cari kira-kira lewat jalan yang mana ini ya kan.Sempet waktu itu gue salah malah masuk ke halaman rumah orang jiaaahhh hahahh,asal jangan salah masuk ke hati orang aja ya hahahah,untungnya itu rumah dalam keadaan sepi emang.And finally gue menemukan juga jalan nya yaitu tangga persis sama dengan apa yang reza kirim di DM isntagram,ternyata sama guys,gue udah gak sabar pengen naik langsung ke atasnya dan mengexplore ada apa aja di atasnya itu,dan ya tidak lupa juga gue mengabadikan tangga tersebut soalnya bagus banget buat di foto,dan bikin video-video singkat gitu untuk di uplode di Instastory dan wa story,yeeaaahhh ceritanya berbagi kebahagian,dan membahagiakan orang-orang di sekitar dengan celotehan-celotehan khas ala gue hahahah.
Oh iya tau gak,karena di Bukit Seliung itu banyak anak tangganya,gue jadi ingat sama  Gunung Kencana Bogor Jawa Barat,yaitu tanjakan SAMBALADO nya itu gila kannnnn,tapi tanjakan di Bukit Seliung ini belum bisa mengalahkan tanjakan SAMBALADO Gunung Kencana,soalnya gak begitu banyak sih,jadi lutut ketemu lututnya cuma sebentar hahaha.
12.20 WIB.
Gak perlu waktu lama,welcome to Bukit Seliung guys,sumpah akhirnya gue sampai juga di Bukit Seliung ini,dengan segala daya dan upaya usaha gue untuk bisa naik ke Bukit Seliung ini akhirnya kesampean juga.Wowwwww gue di situ bener-bener senang bangett bahagia sebahagia bahagianya pokoknya mah,padahal gue itu sendiri guys gak sama siapa-siapa bener-bener sendiri dan di atas Bukit pun gak ada siapa-siapa sumpah,huuuhhh berasa a private Hill ya hahaha.
Dan mau tau apa aja yang gue bisa lihat dari atas Bukit tersebut,apa lagi kalau bukan Kota Pinyuh tercinta dan pesisir lautan lepas,nampak di depan mata begitu jelas sumpah ini indah bangetttt pokoknya,gak bisa gue lupain seumur hidup gue,karena kapan lagi iya gak bisa melihat kota Pinyuh dari ketinggian seperti ini.Oh iya guys ternyata di atas bukit Seliung ini terdapat pekong kecil gitu,orang sini sih bilangnya pekong ya,entah apalah itu namnya pokoknya yang berhubangan sama orang China gitulah,dan pekongnya itu tepat di atas batu besar gitu dan gue juga sempat terheran-heran sih,ini kenapa kok di atas bukit bisa ada batu sebesar ini ya kan,entahlah itu hanya Allah yang tau.Gue sih gak begitu menghiraukan soal batunya ya,karena yang lebih penting itu adalah view nya guys,sumpah cantik bangetttt pokoknya,dengan gradasi langit yang berhiasakan awan semakin menambah cantik nya view dari atas Bukit Seliung ini.Gak Nyesel deh gue naik ke Bukit Seliung ini sumpah,dan bahkan kalau ada waktu rasanya pengen kesini lagi guys.
12.50 WIB.

Gue memutuskan untuk pulang dan ya menyudahi petualangan ini,jujur karena gue pas mau berangkat gak pamit sih sama orang rumah haha,jangan di tiru ya guys kebiasaan buruk ini.Pastikan kalian selalu pamit kemana pun kalian pergi oke.Dan rute pulang gue kalie ini yaitu lewat ke Jalan Seliung terus lanjut ke arah simpang tiga Sungai pinyuh ambil kanan ke arah jalan terusan Mempawah,iyaaapzzz betul banget karena gue pulang ke Bakau Besar.Dengan cuaca yang begitu panas ngebelentrang sampe nusuk ke kulit alhasil kulit gue langsung gosong,yang tadinya gosong malah makin gosong haha alias gelapp,yaaa...tidak apalah yang penting hati senang iya gak.
Oke itu dia guys pengalaman gue mendaki Bukit Seliung Sungai Pinyuh,ini versi gue ya guys khas ala-ala gue haha #kudujalan pokoknya kemana pun itu iya gak,yang pasti gak harus mengeluarkan kantong yang tebal,yang penting keluar rumah aja gitu lihat dan explore sekitaran kalian ada apa aja udah simpel kan.iya sesederhana langkah kaki ini mengantarkan gue ke tempat-tempat indah untuk di jelajahi atau di explore.

Sampai ketemu di cerita gue selanjutnya.

TERIMA KASIH.


BUKIT SELIUNG.
Jln.Seliung Dalam,Sungai Pinyuh Mempawah Kalimantan Barat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...

PESONA INDAHNYA BUKIT DAOLONG 800 MDPL SENTUL CITY BOGOR JAWA BARAT

Via Gunung Ciung• Bukit DAOLONG adalah sebuah perbukitan yang terletak di kawasan Sentul City. Dengan akses utama yaitu melalui pintu masuk Cibuluh Land Sentul City biasanya orang-orang dalam melakukan pendakian menuju Bukit DAOLONG ini.Selain Cibuluh land sebenarnya masih banyak sekali akses menuju Bukit Daolong ini, seperti melaui Wangun Bukit Panasin, Gunung Pancar, Gunung Ciung, Pondok Pemburu, Pasir Limo Curug Kencana Sentul City dan masih banyak lagi.  Bukit Daolong ini berlokasi di Sentul City Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Jawa Barat. Dan akses yang saya gunakan saat itu melalui Gunung Ciung masuk dan keluar saya malalui gunung ini.Kenapa saya memilih gunung Ciung ini ? Karena Gunung Ciung ini selain dekat dari rumah dan akses menuju Gunung Ciung ini juga sangat mudah. Saya sangat suka sekali sama Gunung Ciung ini, meskipun saat pendakian pertama saat itu di sambut dengan air hujan serta kabut yang tebal dan jalur track yang sangat licin dan ten...

KELILING KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT

Kota Pontianak adalah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat ,Indonesia.Kota ini di kenal sebagai Kota Khatulistiwa karena di lalui garis Khatulistiwa. Perjalanan spesial gue kalie ini adalah keliling Kota Pontianak,hahh Pontianak bukan setiap ada kerjaan selalu ke Pontianak kenapa di bilang spesial??harusnya perjalanan biasa aja ya kan. Kenapa di bilang spesial karena ini perjalanan yang sangat beda banget dari yang lain nya,memang sih ada kerjaan juga tapi bukan itu tujuan utamanya untuk kalie ini.Kalau tujuan utamanya pekerjaan tidak mungkin gue menuliskan judul seperti itu,karena kalau hanya pekerjaan jalur yang gue lalui itu hanya jalur-jalur utama di Kota Pontianak ibarat kata cuma numpang lewat gitu aja.Makanya ini jadi perjalanan yang sangat beda banget bagi gue kalie ini. Di mulai dari rumah jam menunjukan pukul 02.00 wow masih pagi memang iya karena tujuan utama nya sih bukan keliling ya,tapi gue itu ada janji sama Taxi Pontianak karena ada titipan Burung gitu sekitar j...

MY NAME IS ........

Yeaahhh ini dia waktunya untuk membahas soal nama saya yang di ubah pada waktu postingan saya yang berjudul WELCOME BACK,sudah lumayan lama juga karena kesibukan hehe.. Ingat benget waktu itu saya bilangnya di postingan saya yang berikutnya karena ada peristiwa yang mungkin lebih penting dari ini jadi ya soal nama saya geser dulu hehe... Oke kita langsung aja gak perlu ngalor ngidul,kalian pasti sudah tau nama blog saya berubah,tapi kalian belum tau apa makna di balik nama tersebut,Ya saya ada sedikit cerita soal nama tersebut ini bukan perpaduan antara dua orang manusia ya tapi ini bener pure nama sendiri gak ada sangkut paut sama nama orang lain. Baik MY NAME IS SUGE BGR ya ini dia nama blog saya yang sekarang mungkin selamanya akan pakai nama itu • Apa makna di balik nama SUGE??? Makna,di bilang makna mungkin gak ada kalie ya itu cuma nama panggilan biasa yang sempat di tujukan kepada saya oleh teman-teman saya pada waktu itu. •Dimana pertama kalinya nama SUGE di tu...

HIDUP HANYA SEKALI Bagian 5 dan 6

Bagian 5: Jalan yang Masih Aku Tempuh Aku tahu, aku bukan satu-satunya. Di luar sana, begitu banyak jiwa yang juga sedang berjalan dengan luka, menyembunyikan lelah di balik senyum, menahan sakit di balik pelukan, dan tetap melangkah meski tak ada yang benar-benar tahu berat beban yang mereka pikul. Dan setiap kali aku melihat mereka — di lorong rumah sakit, di ruang tunggu, atau hanya sekilas saat mata kami bertemu — aku merasa: "Kita sama-sama bertarung." Dan entah bagaimana, itu memberiku kekuatan. Semangat mereka seperti nyala api kecil yang ikut menghidupkanku. Saat ini, mungkin rute hidupku hanya terbatas: dari rumah ke rumah sakit, dari perawatan ke pemeriksaan, dari harapan ke doa yang berulang. Tapi aku percaya… Rute ini tidak akan selamanya begini. > Akan ada saatnya langkah kakiku membawa aku ke tempat yang baru, di mana bunga-bunga bermekaran tanpa batas, di mana langit biru terbentang tanpa atap, di mana angin berhembus lembut membawa pesan: “Kamu berhasil mel...