Langsung ke konten utama

CISADON BADEUR LAKE PESONA TENANG DI BALIK PERBUKITAN SENTUL CITY



"Di antara birunya langit dan gemericik air, aku menemukan damai"

Hallo, apa kabar ? Semoga kamu baik-baik saja. Lama rasanya saya tidak pernah berjumpa dengan salah satu teman yang tidak pernah meninggalkan saya di kala susah atau pun senang. Kamu selalu ada dan akan selalu ada sampai maut memisahkan kita.
Dua bulan sepertinya sudah cukup ya untuk merefleksikan diri berhenti sejenak, beristirahat merenung sesaat. Karena menurut saya itu sangatlah penting. Dan sekarang saya sudah punya banyak cerita ingin sekali rasanya saya ceritakan dan simpan di sini. Cukup saya dan kamu saja tidak ada seorangpun yang tau hanya kita berdua saja.
Untuk kehidupan sejatinya masih sama, saya masih dalam proses belajar dan berjuang untuk hidup yang lebih baik. Masih rutin ke Rumah Sakit sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan, Hari-hari di rumah disiplin minum obat nonton atau maraton series, dengerin musik kesukaan. Iya seperti itu tidak ada yang istimewa memang dalam hidup saya. Tapi sesekali saya pergi ke tempat yang indah, tempat di mana bisa menyadarkan saya kembali betapa banyaknya nikmat yang saya rasakan hingga saat ini. 
Perjalanan ini akan kembali membuka awal yang baru lembaran baru setelah sekian lama off ya sekitar 60 hari lamanya. Terakhir postingan saya itu sekitar bulan Agustus tanggal 23 bertepatan dengan tradisi Rebo Kasan saat itu.
Nah sekarang saya ingin menceritakan sebuah perjalanan singkat saya ke sebuah tempat yang sangat indah di kawasan Sentul City. Iya Cisadon BADEUR Lake namanya, sesuai dengan judul yang di atas, oke kita langsung saja ya. 




Pernah nggak sih kamu membayangkan sebuah tempat yang begitu tenang, sejuk, dan jauh dari hiruk-pikuk kota? Nah, Cisadon Badeur Lake adalah salah satu tempat seperti itu sebuah surga kecil yang tersembunyi di balik perbukitan Sentul, dengan ketinggian sekitar 1.100 mdpl.
Beberapa waktu lalu, saya memutuskan untuk membuktikan sendiri keindahan danau ini. Perjalanan saya dimulai dari jalur Megamendung Cipendawa, menuju Pondok Pemburu, lalu melanjutkan ke arah Cisadon. Rutenya memang tidak mudah, karena harus melewati jalan naik-turun serta kebun kopi milik warga sekitar. Tapi percayalah, setiap langkah lelah itu akan terbayar lunas begitu kamu sampai di sana.
Begitu tiba di lokasi, pemandangan yang tersaji sungguh luar biasa. Danau yang jernih memantulkan birunya langit, angin berhembus lembut membawa aroma dedaunan, dan suasana sekitar terasa damai. Hari itu kebetulan cuaca sedang cerah dan saya datang di hari kerja, jadi suasananya tidak terlalu ramai. Rasanya seperti memiliki tempat itu sepenuhnya untuk diri sendiri.
Yang paling saya suka dari Cisadon Badeur Lake adalah ketenangan yang ditawarkannya. Duduk di tepi danau sambil mendengarkan gemericik air, melihat ikan-ikan kecil berenang, dan memandang perbukitan hijau di kejauhan semuanya terasa begitu menenangkan. Sejenak saya lupa akan segala hiruk pikuk dunia luar.
Selain panorama alamnya yang menawan, tempat ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap. Ada area duduk untuk bersantai, toilet, warung sederhana, bahkan masjid yang tidak jauh dari danau. Jadi kamu bisa berlama-lama menikmati suasana tanpa khawatir.
Yang menarik, suasana Cisadon Badeur Lake terasa berbeda antara weekdays dan weekend. Jika kamu ingin menikmati ketenangan dan keheningan alam, datanglah di hari kerja. Tapi kalau kamu lebih suka suasana ramai dengan pengunjung lain, akhir pekan bisa jadi pilihan yang seru.
Saya pribadi merasa bersyukur bisa mengunjungi tempat ini. Cisadon Badeur Lake bukan hanya menawarkan keindahan alam, tapi juga menghadirkan kedamaian yang sulit ditemukan di tempat lain. Sebuah perjalanan sederhana yang membuat saya kembali jatuh cinta pada alam dan ketenangan.



Jadi, kalau kamu butuh tempat untuk menyegarkan pikiran, melepaskan penat, atau sekadar menikmati udara segar dan pemandangan hijau, Cisadon Badeur Lake adalah destinasi yang patut kamu coba. Datanglah, dan biarkan alam di sana berbicara sendiri.

Demikianlah perjalanan singkat saya selama ke Cisadon via Megamendung Cipendawa. Dengan full berjalan kaki. Rasa sakit dan lelah itu sudah pasti, tapi yang utama adalah sebuah ketenangan dan kedamaian di dalam hati. Akan selalu menemani hingga akhir hayat ini. Terimakasih Cisadon dengan segala keindahannya, suatu saat nanti pasti saya akan kembali.

Well saya Bagus Sandali, teruslah saling menjaga dan ceritakan tentang apa yang kita lakukan dan rasakan di dunia ini. Sampai ketemu di cerita selanjutnya, salam. 


Lokasi : Cisadon BADEUR Lake 1.100 MDPL Kabupaten Bogor Jawa Barat
Buka : Setiap Hari (24 jam) 


Follow Me On. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ATS PAGE SEMBILAN

Benar-Benar Free anggap aja libur selama dua hari lumayan juga kan gak nyentuh kerjaan sedikit pun,ya mungkin besok kayanya udah bisa mulai kerja soalnya kondisi badan saya juga udah mulai membaik,niatnya sih pengen tadi ya bantu-bantu gak enak juga kan di gudang lagi banyak kerjaan mana sekarang juga belum selesai kayanya.Eh malah gak boleh sama si bapak ya udahlah orang gak boleh yaudah saya duduk manis depan tv itu pun posisi lagi mati lampu ngeliatin tv yang gak ada gambarnya haha kasian bangettt. Dan pokoknya harapan saya kedepannya jangan sampe kambuh lagi ini penyakit sesak napas saya ini sumpah sangat menyiksa diri saya maupun orang-orang di sekitar saya semua kegiatannya jadi terganggu hanya karena satu masalah yaitu pada diri saya,saya gak mau seperti itu lagi.Uang lembur saya pun melayang deh ya meskipun gak seberapa cuma 100 ribu kan lumayan buat tambah-tambah bayar hp maklum ini hp kredit hehe biasa orang susah pengen bergaya. Tapi ngomong-ngomong soal bayar hp optimis s...

MAKAM OPU DAENG MANAMBON MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Part II

Shalat Dzuhur Di Makam Opu Daeng Manambon  Lagi,ini yang kedua kalinya saya mengunjungi sebuah Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Mempawah ini yaitu Makam Opu Daeng Manambon.Setelah kunjungan terakhir saya kala itu pada dua tahun yang lalu.Iya merasa bangga sih akhirnya bisa datang lagi kesini sendiri seperti biasa tanpa di temani seorang teman atau pun sodara sekali pun.Karena kalau boleh jujur saya merasa nyaman kalau jalan sendiri terlebih bukan berarti saya tidak suka jalan bareng teman atau yang lainnya.Ada saatnya diri ini ingin merasa sendiri merenungi kehidupan yang sudah saya lalui ini.Mungkin bagi sebagian orang sih terlihat tidak normal atau terkesan aneh,tapi bagi sebagian orang yang merasakan hal yang sama seperti saya akan tau semua jawabannya setelah menjalani dan merasakan  dengan sendirinya. Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat sekarang kita sudah sampai di bulan ke empat,yaitu April.Selamat datang di bulan April semoga di bulan ini kita selalu senant...

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...