Langsung ke konten utama

SEI BAKAU BESAR LAUT SEI PNYUH KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT


Sei Bakau Besar Laut pasti kalian bertanya-tanya saya pun begitu apa sih sei itu kenapa di namain sei..
Sei adalah sungai kalau dalam bahasa Indonesia penyebutan sei mungkin bahasa melayu orang sini ya Kalimantan soalnya saya perhatiin semua sungai yang ada di kalimantan pasti awalnya itu sei ya mungkin seperti itu.
Oke kalie ini saya bukan mau ngomongin soal sei atau sungai ya melainkan mau sedikit cerita mengenai tempat tinggal saya sekali gus tempa kerja tempat meraup pundi-pundi rupiah jiaahhh sedikit lebay.
Iya saya tinggal di sebuah desa bernamakan desa Sei/Sungai Bakau Besar Laut desa ini terletak di pesisir laut Kalimantan dan yang pasti panas banget ya suhu udara di sini yaitu mencapai 29-32 derajat panas banget kan.Seperti desa-desa kebayakan di sini pun sama cuma yang membedakan di sini masyarakat/penduduknya gak banyak gak kaya di Jawa banyak banget bahkan masih bisa terhitung lah istilahnya seperti itu,dan yang membedakan nya lagi di sini  tuh ada kepala suku nya guys,saya juga gak tau kenapa ada kepala suku segala mungkin udah adat istiadat di sini kalie ya.Mayarakat asli sini sih bisa di bilang,udah pasti orang dayak dan melayu tapi untungnya saya tinggal di sekitaran orang melayu karena di pesisir kan,katanya sih kalau orang dayak tinggal nya daerah hulu sana kebanyakan tapi di sini juga ada tapi gak banyak.
                           
Selain Melayu dan Dayak yang mendiami kalimantan Barat ini ada dua suku atau etnis lainnya lagi nih guys yaitu Madura sama China di sini banyak banget orang madura dan china guys.Madura udah gak aneh ya kalian pasti tau dulu itu sempat ada perang antara orang madura dan dayak ya kalau gak salah,kalian pasti tau kenapa di Kalimantan Barat banyak orang Madura.Kalau orang China saya gak tau asal-usul nya gimana dan dari mana mereka bisa mendiami pulau Kalimantan ini.
Serunya lagi sama orang Melayu mereka itu biasa mengadakan acara terus makan-makan itulah kebiasaan orang melayu seperti itu.Yakin deh kalau ikut mereka perut pasti kenyang asal kita bisa berabaur dan beradapatasi sama mereka.
Acara makan-makan terakhir yang saya ikut itu di tetangga sebelah nih yang baru selesai membangun rumah sekitar dua minggu yang lalu lah.Pokoknya seru dapat kenalan baru di sini,ya meskipun suka gak nyambung ya kalau lagi ngobrol soalnya mereka melayu banget sama kaya UpinUpin di mnctv sama banget melayu kaya gitu tapi lucu juga sih kalau lagi dengerin mereka ngomong itu.
Saya pernah baca salah satu artikel punya siapa ya lupa lagi,pokoknya pernah baca,tulisannya itu jadi Travel Blogger itu gak harus pergi jauh ketempat yg jauh,lihat keadaan di sekitar pasti bisa jadi cerita itu lah Travel Blogger apa lagi yang pemula seperti saya ini,masih banyak belajar dan belajar mengenai dunia blogging ini.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

GUA MARIA PEMANDIAN ALAM ANJUNGAN KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT

Mencoba sesuatu hal yang baru itu memang menyenangkan,seru pastinya dan harus di coba biar kita tau rasanya itu seperti apa,dan ini menjadi penutup perjalanan gue di Bulan April ini.Seperti halnya yang baru gue coba sekitar tiga hari yang lalu sesuai dengan janji gue di cerita yang sebelumnya  Kolam Renang Tirta Indah Mempawah  tentang berenang di tempat yang beda bener-bener beda dari biasaya,dengan air alami langsung dari sumber mata air dari atas bukit. Di manakah itu penasaran bukan,yang pasti kalian gak penasaran lagi karena udah ada judul di atas tertulis begitu jelas haha,iya dimana lagi kalau bukan di Gua Maria Anjungan .Kalie Ini KUDUJALAN.COM akan mengajak kalian semua menyambangi atau melihat atau mengexplore Gua Maria yang begitu bersejarah di Kalimantan Barat ini.Lokasinya pun tidak begitu jauh dari jalan raya Anjongan-Mandor,dan akses menuju Guanya pun sangat-sangatt mudah banget pokoknya rekomend buat kalian yang belum pernah kesini.Oke langsung aja y...

Segarnya Air Pemandian Alam Gua Maria Anjungan Kalimantan Barat

Pemandian Alam Anjungan. GM begitu masyarakat lokal sini menyebutnya, iya GM adalah Gua Maria yang terletak di Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat .Gua maria ini adalah salah satu tempat wisata religi untuk umat Katolik.Dan selain untuk tempat beribadah atau Ziarah Gua Maria juga menyediakan pemandian alam dengan kesegaran airnya yang memang tidak perlu di ragukan lagi.Bersumber langsung dari mata air pegunungan atau perbukitan di kawasan Anjongan sehingga kolam renang atau pemandian alam Gua Maria memang jelas terasa segar dinginnya terlebih kalau di saat musim penghujan air lumayan cukup deras.Lain halnya di kala musim panas atau kemarau air akan terasa lebih surut dari biasanya. Selain kesegaran airnya serta lokasi yang memang sangat mudah di jangkau, ada satu hal lagi yang memang menjadikan Pamandian alam Gua Maria yang selalu jadi pilihan utama di hati masyarakat Anjungan dan sekitarnya ini adalah HTM atau harga tiket masuknya yang memang sangat terj...

Kebun Binatang RAGUNAN Jakarta Selatan

Masih sama ini mungkin lanjutan dari yang waktu di Kota Tua itu.Kalie ini gue mau sedikit share juga mengenai kebun binatang yang ada di Jakarta ini this is RAGUNAN... Pernah gak kalian ngunjungin tempat wisata tapi kalian sendiri tanpa temen tanpa rombongan apapun itu,bener-bener sendiri.Nah gue pernah dan bahkan ada rasa atau sensasi tersendiri ketimabang banyakan gitu seperti pada saat gue berkunjung ke Ragunan,yeeaaahh kebun binatang yang ada di jakarta ini membuat gue penasaran,penasarannya kenapa? Pensaran akan binatang-binatang atau satwa yang ada di dalamnya,dan penasaran dengan harga tiket nya yang semurah itu,waktu itu sih 2013 kalau gak salah masih 3500 harga tiketnya.Dan sekarang katanya udah mengalami perubahan,tiket sekarang itu udah kaya semacam e-tiket busway menurut gue harus di isi ulang,kita beli kartunya seharga 40 ribu dan di kartu nya itu biasanya ada saldonya gitu. Yapppzzzzz cukup ngomongin harga tiketnya,dan sekarang gue mau ceritain bagaimana bisa gue  k...

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...