Langsung ke konten utama

KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT INDONESIA


Kota Pontianak adalah ibu kota provinsi Kalimantan Barat,Indonesia.Kota ini di kenal sebagai kota Khatulistiwa karena di lalui garis Khatulistiwa.
Kenapa Pontianak karena kota ini yang sering saya kunjungi saat ini,dan bahkan terakhir ke Pontianak itu satu hari yang lalu.Banyak spot-spot foto yang pengen gue ambil sebenernya ya tapi apalah daya gue ke Pontianak itu cuma buat urusan kerja semata,tapi kalau cuma buat ambil foto doang mah gak masalah ya sebenernya,asal jangan sambil nongkrong terus minum kopi nah baru jadi masalah haha.
Semakin banyak yang gue tau tentang Pontianak ini,beginilah senangnya tinggal sekitaran kota yang di lintasi garis Khatulistiwa.Inget banget dulu suka banget melihat lewat buku pelajaran tentang kota-kota di Indonesia dan salah satunya Pontianak yang jadi icon nya itu adalah Tugu Khatulistiwa.Dan gak nyangka banget sekarang gue bisa melihat secara dekat meskipun belum bisa mengabadikan secara langsung atau menyentun tugu Khatulistiwa.
Pontianak kini dengan segala inspratruktur dan bangunan-bangunannya menurut gue cukup berkembang dan tidak ketinggalan sama kota-kota lain yang pernah gue singgahi.Sama halnya seperti kota-kota lain di Indonesia Pontinak pun punya tempat-tempat nongkrong yang kece abis,seperti
Alun-Alun Kapuas
Tugu Khatulistiwa
Taman Digulis
Gajah Mada
Dll masih banyak lagi kalau gue sebutin satu-satu.
Diantara tempat-tempat tersebut belum satupun yang pernah gue kunjungin,padahal sering ke Pontianak tapi belum pernah mampir/singgah di tempat-tempat tersebut,hehe aneh ya.
Rasanya pengen banget gue ke taman Digulis buat sekedar refresing biar otak agak segeran dikit,dan santai-santai di Alun-Alun Kapuas sembari melihat air Sungai Kapuas biar seger dan adem nih hati,serta ici-icip kuliner di Gajah Mada Pontianak  jiaahhh haha itu curaha hati gue guys sumpah itu dari hati.
Soalnya di sini gue belum pernah ke mana-mana apa lagi buat sekedar nongkrong-nongkrong di Pontianak.Dulu pernah sih nongkrong di sekitaran sini yaitu di Taman Bestari Mempawah ada di postingan gue sebelum nya.
Okelah bagi gue sih gpp ya,karena nongkrong itu gak harus di tempat-tempat seperti itu,dimana pun bisa sebenernya.Asal ada waktu yang pas buat nongkrong dan gak mengganggu pekerjaan pastinya.
Sedikit pengalaman gue mengunjungi kota Pontianak,dan next pasti gue bakalan eksplor tempat-tempat di sekitaran gue ini,iya di mana lagi kalau bukan di Bakau Besar,cuma belum ketemu waktu yang pas buat sekedar mengunjungi tempat-tempat di sekitara gue ini.Di karena kan yaitu kerjaan wkwkwkw.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...