Langsung ke konten utama

Terimakasih 2024



Percaya atau tidak ada hikmah atau pelajaran yang bisa di petik dari setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita. Begitu banyak yang terjadi dalam satu tahun terakhir, sehingga saya sendiri bingung mau memulai dari mana. Tidak banyak orang tau memang hanya saya sendiri yang merasakan semua itu, hari demi hari siang malam hilir berganti dari musim panas kemarau panjang bahkan sampai musim penghujan sedang di alami saat ini. Sungguh satu tahun penuh seperti tak berarti sama sekali, satu tahun yang menurut saya terlalu cepat untuk dijalanani. 
Saya pernah mendengar kata-kata seperti ini, habis gelap terbitlah terang habis badai menerjang maka akan ada bunga-bunga bermekaran sinar mentari yang hangat yang akan selalu menanti hidup kita. Maka percayalah semua itu bagian dari proses hidup setiap manusia itu sendiri. Saat ini gelap memang masih menyelimuti serta badai masih belum usai menerjang hidup saya seolah tiada henti secara terus-menerus seakan-akan saya memang pantas untuk mendapatkannya karena saya selalu yakin bahwa di sana nanti akan ada hari dimana semuanya bunga-bunga akan bermekaran kembali seperti sedia kala bahkan lebih baik dan lebih indah dari sebelumnya.
Kamu hanya perlu melakukan semua itu dengan baik jalani dan nikmati saja. Mengeluh rasa lelah frustasi bahkan putus asa wajar kamu hanya seorang manusia biasa dan kamu itu bukan seorang dewa saya yakin semua orang pasti pernah merasakan hal itu dalam hidupnya masing-masing apapun itu badainya. Tapi yang pasti saya tidak pernah merasa marah sama diri saya sendiri karena memang semua ini terjadi atas kehendaknya dan memang sudah menjadi takdir atau garisnya itu tersendiri, sekarang tugas saya hanya tinggal melanjutkan sisa hidup saya atau kesempatan yang masih bisa saya gunakan dengan sebaik mungkin dan lakukan yang terbaik untuk dirimu sendiri karena semua itu berawal dari diri sendiri bukan dari orang lain.
2024 penuh kejutan memang tahun yang begitu banyak sekali memberikan dan menyajikan apa yang bisa saya petik dan saya ambil dari setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup saya dalam satu tahun terakhir ini. Sakit memang sakit percaya seolah saya tidak akan percaya dengan semua ini akan tetapi memang ini kenyataannya, 2024 saya seperti dihantam oleh batu besar yang menghantam saya begitu saja dengan cepatnya dan seolah ini menjadi pukulan terbesar dalam hidup saya atau cubitan yang memang sungguh benar-benar cubitan yang sesungguhnya dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Saya selalu teringat di waktu kecil di saat sedang bermain dengan ayunan lalu saya terhempas begitu tinggi sampai tinggi setinggi-tingginya dan saya melesat dari ayunan tersebut begitu jauh bahkan melampaui batas sampai saya terperosok dan terpental ke dalam sebuah jurang yang begitu dalam sehingga saat ini saya berada di dalam jurang tersebut dan sedang berusaha kembali ke atas dengan segala kemampuan yang ada dan sekuat tenaga, saya yakin saya pasti bisa melewati semua itu dan saya bisa keluar dari jurang tersebut dengan selamat dan kembali menjalani hidup seperti sedia kala atau bahkan lebih baik daripada sebelumnya.
Saya yakin setiap manusia mempunyai masalahnya masing-masing mempunyai problematika dalam hidupnya masing-masing dan saya juga yakin setiap manusia pasti akan bisa menyelesaikan setiap dari masalahnya itu sendiri. Maka sungguh bijaklah manusia yang masih bisa melanjutkan hidup meskipun diterjang badai yang begitu besar serta terperosok ke dalam jurang yang begitu dalam tetapi tetap melanjutkan hidup dengan sebaik mungkin walaupun semuanya tidak akan sama seperti sebelumnya. Tidak apa-apa tugas kita sebagai manusia hidup di bumi memang untuk melanjutkan hidup untuk menjalankan hidup dengan sebaik mungkin maka dari itu lakukanlah yang terbaik dalam hidupmu.
Berpikirlah seolah kamu hanya hidup hari ini, tidak untuk hari esok hari nanti atau bahkan seterusnya. Karena pada dasarnya kamu juga belum tentu akan hidup sampai hari tersebut bukan. Manusia memang hanya bisa berencana dan itu tidak ada salahnya merencanakan sesuatu hal yang bagus dan baik dalam hidup akan memberikan dorongan semangat motivasi terhadap diri sendiri. Tetapi kembali lagi semua itu hanya akan terjadi sesuai dengan kehendak takdirnya. Fokus pada diri sendiri dan tidak memikirkan hal-hal yang bisa menguras energimu dengan sia-sia begitu saja. Terus kembangkan diri dan mengevaluasi apa yang seharusnya dievaluasi dalam hidup ini.
Hidup memang tak sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan semesta alam, yang terjadi biarkanlah terjadi sebagaimana mestinya dan selalu percaya bahwa semua ini adalah bagian dari perjalanan hidup kamu. Dan jangan sedikitpun berpikir bahwa hidup ini tidak adil untuk diri kamu sendiri karena sejatinya di luar sana pun banyak manusia-manusia dengan segala lukanya dengan segala masalahnya masing-masing akan tetapi mereka masih tetap bisa melanjutkan hidup dengan sebaik mungkin. Dan yang terpenting adalah saat ini selalu bersyukur dan bersyukur jalani sebaik mungkin dan nikmati setiap proses demi proses yang ada. Intinya kamu masih hidup kamu masih mempunyai kesempatan tersebut dan kamu berhak untuk menjadi yang lebih baik lagi dalam hidup kamu kedepannya nanti, ya walaupun semuanya tidak akan sama seperti sebelumnya dan semuanya akan terasa berbeda, tidak apa-apa semua itu bagian dari hidup kamu yang terpenting adalah kamu masih memiliki kesempatan tersebut. Intinya adalah dijalani dan dinikmati saja apa yang ada saat ini.
Well saya Bagus Sandali Terimakasih 2024.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...