Langsung ke konten utama

THE GRAND SENTUL PRIMEROSE BOGOR JAWA BARAT Bagian III

Hallo berapa hari kita gak ketemu ya,seharusnya kemarin kita bisa ketemu cuma karena kemarin ada tugas tambahan jadi kita tidak bisa berjumpa deh.Dan akhirnya sekarang kita bisa berjumpa dan bercerita kembali seperti biasanya.
Jujur hari ini saya senang banget,ada dua hal yang membuat saya senang yaitu
-Cicilan pinjaman dana atas nama saya sudah dibayar
-Pencairan dana alias gaji atau upah kerja saya sudah di terima meskipun baru setengahnya. 
Disisi lain dua hal tersebut yang membuat saya senang,ada pula suatu hal yang membuat saya kurang bersemangat tadi menjalani hari,yaitu
-Penjualan hari ini sepi sekali.
Oke kita cerita satu persatu ya dari mulai point yang terakhir itu.Memang benar hari ini sepi banget dan saking sepinya saya pun bingung mesti melakukan apa. Dan pada akhirnya dari pada bosen cuma berdiam diri saja,saya pun bergegas untuk membersihkan kipas angin yang kurang enak kalau dipandang mata alias sudah kotor.Itu sekitaran jam 11 saya membersihkan kipas tersebut.Dan tadi pun customer yang datang cuma sedikit alias bisa terhitung dengan jari,saking sepinya hari ini.Asli sepi banget deh pokoknya,ya namanya dunia berjualan memang seperti itu kalie ya.Oke lupakan saja mudah-mudahan besok rame amin.
Oke kita lanjut ke point yang membuat saya senang hari ini,yaitu yang pertama dulu ya
-Cicilan pinjaman dana atas nama saya akhirnya sudah di bayar,sumpah senang banget sih.Kenapa senang karena saya berasa bebas dari teror-teror sang penagih yang terus nelpon ke nomer saya,bahkan parahnya lagi sampe nelpon ke nomor hp bapak saya.Kan kasihan jadinya iya gak. Sebelum itu di bayar mereka pasti akan menelponin terus menerus,sumpah merasa terganggu sudah jelas.Karena saya juga punya kehidupan pengen ketenangan tanpa adanya teror-teror seperti ini.Tapi ya mau di apakan juga semua sudah terlanjur,penyesalan pasti datangnya di akhir. Dan semoga kelak ada rezeki bisa menutup atau melunasi pinjaman tersebut amin. 
-Pencairan dana atau gaji kerja sudah di terima ya meskipun  baru setengahnya,dan setengahnya lagi nanti hari Minggu.Senang banget rasanya akhirnya saya bisa menerima hasil keringat saya walaupun belum sepenuhnya.Dan fix gaji saya satu bulannya itu sekitar 1 jt bersihh makan dapat,tempat tinggal dapat,uang transport juga dapat.Sebut saja uang transport seharinya 10.000 ribu tinggal dikalikan 26 hari kerja+uang gaji.Alhamdulillah tarimakeun nuhun Gusti,hatru nuhun. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIR LIMO 1075 MDPL SUNYI DAN KABUT SERTA KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI

"Sendiri di antara kabut dan bukit ketika alam memanggil untuk diam sejenak.” Beberapa hari setelah kunjungan saya ke Cisadon Badeur Lake , saya memutuskan untuk kembali ke kawasan yang sama yaitu ke Cisadon Badeur Lake melalui rute Megamendung Cipendawa ke Pondok Pemburu tetapi kali ini setelah dari Cisadon saya memutuskan untuk menuju Pasir Limo , yang berada di ketinggian ±1.075 mdpl. Karena saya sangat penasaran sekali akan tempat ini sehingga saya memutuskan untuk kesana sebelum akhirnya pulang.  Perjalanan masih familiar: melewati kebun kopi milik warga, tanjakan dan turunan perbukitan yang membuat napas kadang tertahan. Namun semuanya terasa ringan ketika alam menyambut dengan keheningan. Sesampainya di Pasir Limo, suasananya berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Tidak ramai. Bahkan, saya sendirian. Hari itu saya sengaja datang di hari kerja agar bisa benar-benar menikmati ketenangan. Kabut tipis melingkupi bukit-bukit di sekeliling, menciptakan suasana seperti dunia yang...

DUA TAHUN DI RUMAH

Catatan Sunyi Tentang Kehilangan, Kesabaran, dan Menemukan Diri Lagi.  “Dua tahun lalu, aku tidak membayangkan hidupku akan berhenti secepat itu. Tapi kini aku mengerti—kadang hidup memang harus berhenti agar kita bisa memahami arah selanjutnya.” Tanggal 23 November nanti menandai tepat dua tahun aku berada di rumah. Dua tahun sejak aku mengambil keputusan besar atau mungkin lebih tepat disebut keharusan besar yang mengubah seluruh ritme hidupku. Keputusan yang bagi sebagian orang mungkin tampak biasa saja. Tapi untukku, itu adalah langkah yang mengguncang hidup, langkah yang penuh ketidakpastian, dan sampai sekarang masih menyisakan getaran di dalam dada. Dua tahun. Angka yang terdengar sederhana, tapi ternyata bisa menyimpan begitu banyak cerita. Sebelum Semua Berubah.  Jika aku memutar ulang hidupku sebelum dua tahun lalu, sebenarnya tidak ada yang benar-benar “istimewa”. Aku bangun pagi, bersiap, pergi bekerja, menghabiskan hari dengan tugas-tugas yang sudah kuhafal di lua...

Tektok Gunung Ciung Sentul City Bogor Jawa Barat

Melangkah Lagi• Pagi ini tepatnya hari sabtu tanggal 5 April 2025 pada pukul 05.10 WIB saya dengan yakin dan bismillah mulai melakukan kembali kegiatan yang memang sangat saya sukai sebenarnya. Kenapa? Karena kegiatan ini memang-memang sangat menyenangkan dan tentunya menyehatkan ya di samping itu kita dapat bonus juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah yang sangat memanjakan mata tentunya. Dan yang pasti sambil berjalan di alam sambil berjemur pula, karena sinar mentari di kala pagi itu masih bagus untuk badan kita.  Begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari mendaki atau sekedar berjalan di alam ini. Selain membuat hati senang insyaallah juga bisa tenang dan damai tentunya. Karena tujuan berjalan di perbukitan atau alam terbuka itu tidak lain tidak bukan untuk mencari ketenangan. Tetapi realita berkata lain bukannya ketenangan yang saya dapatkan melainkan kebisingan rasa ramai dan tidak seperti biasanya. Saya lupa ini masih masa-masa libur lebaran orang-orang pasti ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1447 HIJRIAH

Tak terasa, kita kembali dipertemukan dengan bulan Muharram—bulan pertama dalam kalender Hijriah. Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak, 1 Muharram hadir sebagai pengingat yang lembut: bahwa waktu terus berjalan, dan kita diajak untuk berjalan bersamanya—dengan hati yang lebih bersih, langkah yang lebih bijak, dan jiwa yang lebih kuat. Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian waktu. Ia adalah momen hijrah; momen untuk berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju sadar, dari hanya sekadar hidup menjadi lebih bermakna. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini menjadi pengingat, bahwa hijrah bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang perubahan dari dalam diri. Kita punya kuasa untuk memperbaiki, memperbaharui, dan menata ulang hidup dengan seizin-Nya. Dalam sunyi malam 1 Muharram, mungkin banyak dari kita yang memilih diam. Bu...