Langsung ke konten utama

MENIKMATI SUNSET DI PESISIR DESA SUNGAI BAKAU BESAR LAUT MEMPAWAH KALIMATAN BARAT



Sunset atau dalam bahasa Indonesia matahari terbenam,iya istilah sunset pasti kalian pernah dengar dong.Untuk melihat sunset tersendiri kenapa ya harus identik dengan pantai dan air laut,ya karena itu tadi mungkin karena mataharinya tenggelam kalie ya haha terbenam.Padahal kan kalau di pikir-pikir melihat sunset itu gak mesti harus di laut kalie ya,di manapun itu bisa kayanya.Mungkin yang membedakan adalah sensasinya tersendiri mengenai sunset ini,dan kebanyakan orang sih emang di laut sih ya lokasi yang pas buat menikmati sunset.
Lain halnya dengan matahari terbit atau sunrise,itu kebanyakan orang-orang lebih menikmatinya di atas ketinggian seperti di gunung-gunung atau bukit-bukit gitulah.Iya keduanya emang punya lokasinya tersendiri buat menikmati matahari ini.Jujur sih emang gue juga pernah ngalamin sunrise,waktu itu di atas ketinggian juga di daerah Purwakarta.Dan emang sensasinya berbeda kaya kita tu bener-bener spesial menikmati matahari terbit dari mulai dia pertama keluar sampai benar-benar bulat,sumpah itu indah bangettttt guys,benar-benar indah ciptaan Allah yang satu ini.
Ngomong-ngomong soal sunset,gue mau sedikit share pengalaman gue ni guys tentang menikmati sunset di laut juga pastinya biar kaya orang-orang.Dan ini menjadi pengalaman yang gak bisa gue lupain seumur hidup gue guys.Soalnya sebelumnya itu gue belum pernah yang namanya menikmati sunset haha,maklum di Bogor gak pernah ke mana-mana haha,ketahuan dah gue anak rumahan.
Oke lokasi,ngomongin soal lokasi ini lokasi gak begitu jauh sih guys,cukup 200-300 meter dari rumah,berhubung tempat tinggal gue yang di sini itu emang daerah pesisir,jadi ya lumayan agak dekat gitu guys.Dan gue menikmati sunset di lokasi ini itu udah mau hampir tiga kalie guys,cuma yang terakhir waktu kemarin itu agak-agak sedikit aneh sih haha banyak kejutan pokoknya seru dah,penasaran kan gue kemarin berhasil apa enggak menikmati sunsetnya.Oke langsung aja yuk simak cerita gue di bawah ini tentang menikmati sunset di pesisir Bakau Besar.Gue bagi ke dalam tiga cerita ya guys soalnya beda-beda sih semuanya guys,ini berdasarkan pengalaman gue ya guys tanpa mengarang-ngarang cerita,dan buat refrensi kalian juga di kala ingin menikmati sunset seperti gue ini.

PERTAMA.
Waktu pertama sih gue ingat banget,waktu itu tanpa di rencanain juga,gue dari rumah 16.30 WIB langsung capcus ke lokasi di mana gue ingin menikmati sunset.Berhubung ini baru pertama kalie jadi gue belum berani untuk masuk kesananya guys,nah soalnya aksesnya itu di tutup terus di gembok lagi,katanya sih atas perintah Pak Kades setempat.Tapi meskipun di tutup atau di gembok sekalipun itu gak menurunkan niat gue untuk menikmati sunset guys.Beruntungnya gue sih gue punya teman seperjuangan,sama-sama merantau juga sebut saja Harry dan Faisal namanya,nah mereka itu bekerja dan tinggal di sekitaran sini guys.Gue konteklah tu lewat WA,langsung ketemu di tempat di mana kita janjian yaitu di pintu gerbang yang di gembok itu.Gak perlu lama-lama mereka pun datang dan langsung manjat,pintu nya di panjat karena gak begitu tinggi juga sih masih bisalah.Langsung menuju ke laut dan duduk-duduk santai sembari menikmati deburan ombak air laut,angin sepoy-sepoy yang membuat hati ini terasa jadi tenang dan damai pastinya.Serta yang satu ini sunsetnya guys gak boleh di lewatkan,tujuan utamaya kan itu haha.BERHASIL.
KEDUA.
Oke lanjut ke pengelaman gue menikmati sunset untuk versi keduanya yaitu,di sini gue cuma sendirian dan waktunya mepet juga,gue dari rumah sekitar jam 17.15 WIB.Langsung capcus keloakasi karena takut ketinggalan suatu suguhan yang menakjubkan gratis lagi haha.Oh iya kenapa gue sendiri soalnya teman-teman gue yang kemarin itu sibuk guys dengan kegiatannya masing-masing.So gue sih gpp sendirian juga guys gak masalah bagi gue mah,karena gue juga udah tau gitu hapal jalan-jalan nya dan tau cara masuknya.Tidak perlu lama-lama soanlnya hari semakin gelap dan gue gak mau ketinggalan momen tersebut.Langsung sepeda gue simpan di tempat biasa,gue lanjut manjat pintu lagi guys seperti biasanya.Dan kalie ini gue gak sendirian karena  di laut sana tu ada dua orang abang-abang lagi mancing gitu guys,tapi sangat di sayangkan kayanya mereka mancingnya gagal guys karena waktu itu air laut sedang surut,so gak bisa buat mancing.Gak lama gue duduk,mereka berdua balik guys,tinggal gue seorang di tepian laut yang sepi dan sunyi pastinya,hanya angin dan air laut yang surut yang menemani gue di kala menikmati sunset guys.BERHASIL.
KETIGA.
Nah.....yang ketiga ini masih baru,satu hari yang lalu guys alias kemarin haha.Pokoknya pengalaman yang ketiga ini banyak kejutannya.Apa itu???penasaran kan....
Oke langsung aja guys so gue kemarin otw ke laut sekitar jam 16.30 WIB,wowww awal bangetttt kan saking niatnya kalie ya dan cuaca juga sih lagi bagus-bagusnya bangett pokoknya.Langsung capcay eehhh....kok capcay,capcus kalieeee....iya sepreti biasa gue masuk lewat gang sebelah nya MTs Bakau Besar,dan kemarin tu tumben di gang tersebut tu ramai bangetttt banyak motor-motor terparkir.Dan ternyata setelah gue tanya-tanya sama abang di sekitar ternyata lagi ada acara pesta gitu guys atau nikahan gitulah,kalau di Jawa sih namanya hajatan.So secara otomatis gue gak bisa lewat situ guys,gue putar balik ya kan langsung menuju pasar Bakau Besar,tenang guys masih ada jalan haha.Langsung gue memutar lewat situ ya kan pake sepeda,soalnya kalau pake motor sayang banget jalan nya jelek guys.Tidak lupa juga gue mengabadikan setiap momen yang gue lewatin buat berbagi kebahagian gue sama orang-orang yang gue kenal entah itu story WA atau pun instastory.Lumayan jadi memakan waktu ya guys,yang harusnya udah sampai ini baru setengah jalan,karena memutar itu tadi sih.Yessss akhirnya gue sampai di tempat biasa gue simpan sepeda guys,dan gak perlu lama-lama gue langsung manjat lagi seperti biasa haha jadi onet dulu uuu aa ua uua hahahahah.
Dan......ini kejutannya nih hahhaha,gue sampe sekarang masih pengen ketawa tau gak kalau ingat kisah kemarin tu.Baru juga sampe,belum ada 10 menit 5 menit pun belum,hp gue krang-kring krang-kring bunyi,dapat telpon dari orang rumah dan di suruh pulang cepar-cepat,dalam hati gue "oh damn...".Okelah gimana lagi mau gak mau gue harus balik dan gue cuma bisa geleng-geleng kepala hahah haduuuuh tepok jidat pula gue.Dan gue langsung bergegas balik guys hahhhhhh sediiih bangetttt gue baru juga sampe ya kan.GAGAL.

Oke itulah guys tiga pengalaman gue menikmati sunset di pesisir Bakau Besar Kalimantan Barat.Gak perlu jauh-jauh ya guys untuk menikmati suguhan yang begitu indah ini.Lo cukup lihat di sekitar lo,terus lo explore lo cari tau,kepoin lah istilahnya,bila perlu lo datangin langsung lebih bagus. kira-kira bisa gak buat menikmati sunset,begitu.Seperti yang gue lakuin ini kemarin tanpa perlu keluar rupiah alias duit gue udah bisa menikmati pemandangan yang indah ini guys.So jadi penikmat alam yang cerdas ya guys dan peduli akan alam pastinya.
Sampai ketemu di cerita gue selanjutnya ya guys.
Lokasi:Koperasi Agropolitan Organik Kalimantan Barat,Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GUA MARIA PEMANDIAN ALAM ANJUNGAN KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT

Mencoba sesuatu hal yang baru itu memang menyenangkan,seru pastinya dan harus di coba biar kita tau rasanya itu seperti apa,dan ini menjadi penutup perjalanan gue di Bulan April ini.Seperti halnya yang baru gue coba sekitar tiga hari yang lalu sesuai dengan janji gue di cerita yang sebelumnya  Kolam Renang Tirta Indah Mempawah  tentang berenang di tempat yang beda bener-bener beda dari biasaya,dengan air alami langsung dari sumber mata air dari atas bukit. Di manakah itu penasaran bukan,yang pasti kalian gak penasaran lagi karena udah ada judul di atas tertulis begitu jelas haha,iya dimana lagi kalau bukan di Gua Maria Anjungan .Kalie Ini KUDUJALAN.COM akan mengajak kalian semua menyambangi atau melihat atau mengexplore Gua Maria yang begitu bersejarah di Kalimantan Barat ini.Lokasinya pun tidak begitu jauh dari jalan raya Anjongan-Mandor,dan akses menuju Guanya pun sangat-sangatt mudah banget pokoknya rekomend buat kalian yang belum pernah kesini.Oke langsung aja y...

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

HIDUP HANYA SEKALI

• Jadi Jangan Sakit-Sakitan Terus Kita sering dengar kalimat "hidup hanya sekali" sebagai alasan buat jalan-jalan, makan enak, nongkrong sampai pagi, atau beli barang-barang yang bikin dompet nyesek. Tapi, pernah nggak sih kita mikir, kalau hidup cuma sekali, ya jangan disia-siain dengan gaya hidup yang bikin tubuh jadi langganan masuk angin atau langganan obat warung? Serius deh. Hidup cuma sekali, jadi kenapa kita nggak coba hidup dengan sehat tapi santai? 1. Tidur Cukup, Jangan Cuma Rebahan Tidur itu penting. Tapi jangan dikira rebahan sambil scroll TikTok 4 jam juga termasuk istirahat yang berkualitas. Beda, bestie! Tidur yang benar itu tidur cukup, sekitar 7–8 jam semalam, tanpa drama begadang nonton serial Korea sampai mata panda. Tubuh kita butuh waktu buat restart, bukan cuma ngelamun sambil rebahan. 2. Makan Enak Boleh, Tapi Jangan Lupa Sayur Kita semua suka makanan enak. Makan gorengan sambil ngeteh sore-sore? Surgawi. Tapi coba deh sesekali kasih tubuh kita asupan ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 11dan 12

Ini adalah Bagian 11 dari tulisan jurnal saya tentang rasa, harapan, dan kepercayaan yang tetap saya genggam erat, meskipun dunia seringkali tidak pasti 💻 --- Bagian 11: Harapan yang Tidak Pernah Pergi.  Malam ini aku ingin menulis tentang rasa. Rasa yang tak selalu bisa dijelaskan, tapi selalu hadir. Rasa takut, cemas, dan khawatir yang seringkali datang tanpa permisi, membayangi seperti bayang-bayang yang terus mengikuti. Tapi di balik semua itu, ada satu rasa yang tak pernah benar-benar hilang—percaya. Aku percaya, selama aku masih berusaha—meskipun kecil, meskipun pelan, bahkan meskipun harus tertatih—harapan itu akan tetap ada. Ia mungkin tidak bersinar terang, tapi cukup hangat untuk terus menyalakan langkahku. Cukup untuk membuatku terus bangun setiap pagi dan berkata, “Ayo, hari ini kita coba lagi.” Aku percaya bahwa hari indah itu bukan dongeng. Hari itu nyata, hanya saja belum sampai ke waktunya. Mungkin sekarang jalanku memang masih panjang dan penuh belokan, tapi aku t...