Langsung ke konten utama

Lebaran Tahun Ini


Selamat hari lebaran minal aidzin walfaidzin, selamat hari lebaran mohon maaf lahir dan batin. 30 hari sudah kita menjalani puasa, bulan Ramadhan berlalu begitu saja, semoga selalu di limpahkan berkah serta rahmat dari sang maha kuasa untuk kita semua selama di bulan ramadhan kemarin dan semoga amal ibadah serta puasa kita kemarin di Terima olehNya. Selamat datang di bulan Syawal yang insyaallah kita semua kembali ke fitrah di bersihkan kembali dari dosa-dosa serta kesalahan yang pernah di perbuat selama hidup ini.
Saling memaafkan satu sama lain sambung kembali tali silaturahmi yang memang sempat rapuh bahkan hingga nyaris putus jangan sampai ya teman. Lebaran memang momentum yang tepat untuk kita semua untuk kembali bersama dan berkumpul mendekatkan yang jauh dan mempererat yang dekat.
Saling memaafkan satu sama lain dengan sanak sodara kerabat teman dan sahabat. Akan tetapi kita sebagai manusia acap sekali sering lupa sudahkan kita memafkan diri kita sendiri. Alangkah lebih baiknya kita meminta maaf terhadap diri sendiri terlebih dahulu sebelum kita meminta maaf terhadap orang lain. Tidak ada salahnya juga bukan meminta maaf serta mengucapkan terimakasih untuk diri sendiri. Itu akan terasa lebih baik dampaknya terhadap diri kita, tetapi selayaknya manusia biasa pada umumnya kita sering lupa akan hal itu, terasa mudah akan tetapi teramat susah.
Untuk cerita lebaran tahun ini tidak ada yang istimewa sih, semuanya berjalan seperti biasa dan yang membuat beda adalah di hari pertama lebaran saya tidak berada di rumah berkumpul dengan keluarga yang lainnya. Melainkan saya berada di tempat bapak menemani beliau di tempat kerjanya tidak jauh memang dari rumah yaitu masih di Provinsi yang sama hanya saja beda kota dan Kabupaten saja. Untuk bapak lokasinya tepat berada di Kota Bogor berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor iya untuk rumah berada di Kabupaten Bogor.
Untuk momen keliling saling mengunjungi rumah satu sama lain itu tidak ada di tahun ini, hanya mamah dan kerabat keluarga yang lainnya saja. Tidak ada kegiatan yang benar-benar istimewa dan spesial sih di hari lebaran kemarin. Harinya memang spesial bagi seluruh umat IsIam dimanapun berada cuma bagi saya seolah seperti hari biasa saja. Tidak se excited waktu kecil dulu dimana saat mau lebaran rasa gembira senang masih bisa di rasakan kala itu. Apa ini pertanda saya sudah dewasa sehingga menyikapi momen lebaran seperti ini ya biasa saja, kalau boleh jujur dalam hati kecil jujur senang sekali akhirnya masih bisa di pertemukan kembali sama bulan Ramadhan sama hari raya idul fitri tentunya lebaran ya dan masih bisa berkumpul kembali bersama keluarga meskipun tidak selengkap dahulu ya. 

Apapun itu saya hanya ingin mengucapkan terimakasih sudah bertahan Terimakasih sudah berjuang ternyata kamu sehebat itu ternyata kamu sekuat itu. Mohon maaf, maaf, maaf yang sebesar-besarnya untuk diri saya sendiri atas kesalahan yang pernah saya perbuat selama ini. Dan mohon maaf yang sebesar-besarnya juga untuk kedua orang tua saya, maaf karena hingga saat ini saya masih belum bisa membahagiakan kalian berdua, sepertinya beribu maaf pun tidak akan cukup. Terimakasih karena telah merajut kesabaran hingga saat ini dalam menghadapi saya yang masih harus berjuang melawan semuanya karena saya yakin semuanya akan baik-baik saja berkat doa tulus dari orang tua. Dan untuk kakak adik serta uwa teteh bibi dan yang lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu mohon maaf dari saya pribadi untuk kalian semua sehat-sehat selalu jangan pernah goyah dalam menghadapi suatu masalah terimakasih untuk semuanya untuk segalanya atas apa yang telah kalian kasih selama ini. Dan teruntuk kalian berdua yaitu bapak mamah hanya satu pinta saya mohon keridhaan nya mohon doanya serta restu kalian berdua, saya hanya ingin kembali sehat seperti sedia kala agar bisa kembali beraktivitas normal seperti biasanya. Hanya itu tidak ada yang lain dengan segala doa dan ikhtiar yang masih dan sedang di jalanin hingga saat ini, saya berharap akan sampai pada tujuan yang selama ini saya belum capai.

Well saya Bagus Sandali ingin mengucapkan Selamat hari raya idul fitri 1446H Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Selamat hari lebaran semuanya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GUA MARIA PEMANDIAN ALAM ANJUNGAN KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT

Mencoba sesuatu hal yang baru itu memang menyenangkan,seru pastinya dan harus di coba biar kita tau rasanya itu seperti apa,dan ini menjadi penutup perjalanan gue di Bulan April ini.Seperti halnya yang baru gue coba sekitar tiga hari yang lalu sesuai dengan janji gue di cerita yang sebelumnya  Kolam Renang Tirta Indah Mempawah  tentang berenang di tempat yang beda bener-bener beda dari biasaya,dengan air alami langsung dari sumber mata air dari atas bukit. Di manakah itu penasaran bukan,yang pasti kalian gak penasaran lagi karena udah ada judul di atas tertulis begitu jelas haha,iya dimana lagi kalau bukan di Gua Maria Anjungan .Kalie Ini KUDUJALAN.COM akan mengajak kalian semua menyambangi atau melihat atau mengexplore Gua Maria yang begitu bersejarah di Kalimantan Barat ini.Lokasinya pun tidak begitu jauh dari jalan raya Anjongan-Mandor,dan akses menuju Guanya pun sangat-sangatt mudah banget pokoknya rekomend buat kalian yang belum pernah kesini.Oke langsung aja y...

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

HIDUP HANYA SEKALI

• Jadi Jangan Sakit-Sakitan Terus Kita sering dengar kalimat "hidup hanya sekali" sebagai alasan buat jalan-jalan, makan enak, nongkrong sampai pagi, atau beli barang-barang yang bikin dompet nyesek. Tapi, pernah nggak sih kita mikir, kalau hidup cuma sekali, ya jangan disia-siain dengan gaya hidup yang bikin tubuh jadi langganan masuk angin atau langganan obat warung? Serius deh. Hidup cuma sekali, jadi kenapa kita nggak coba hidup dengan sehat tapi santai? 1. Tidur Cukup, Jangan Cuma Rebahan Tidur itu penting. Tapi jangan dikira rebahan sambil scroll TikTok 4 jam juga termasuk istirahat yang berkualitas. Beda, bestie! Tidur yang benar itu tidur cukup, sekitar 7–8 jam semalam, tanpa drama begadang nonton serial Korea sampai mata panda. Tubuh kita butuh waktu buat restart, bukan cuma ngelamun sambil rebahan. 2. Makan Enak Boleh, Tapi Jangan Lupa Sayur Kita semua suka makanan enak. Makan gorengan sambil ngeteh sore-sore? Surgawi. Tapi coba deh sesekali kasih tubuh kita asupan ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 11dan 12

Ini adalah Bagian 11 dari tulisan jurnal saya tentang rasa, harapan, dan kepercayaan yang tetap saya genggam erat, meskipun dunia seringkali tidak pasti 💻 --- Bagian 11: Harapan yang Tidak Pernah Pergi.  Malam ini aku ingin menulis tentang rasa. Rasa yang tak selalu bisa dijelaskan, tapi selalu hadir. Rasa takut, cemas, dan khawatir yang seringkali datang tanpa permisi, membayangi seperti bayang-bayang yang terus mengikuti. Tapi di balik semua itu, ada satu rasa yang tak pernah benar-benar hilang—percaya. Aku percaya, selama aku masih berusaha—meskipun kecil, meskipun pelan, bahkan meskipun harus tertatih—harapan itu akan tetap ada. Ia mungkin tidak bersinar terang, tapi cukup hangat untuk terus menyalakan langkahku. Cukup untuk membuatku terus bangun setiap pagi dan berkata, “Ayo, hari ini kita coba lagi.” Aku percaya bahwa hari indah itu bukan dongeng. Hari itu nyata, hanya saja belum sampai ke waktunya. Mungkin sekarang jalanku memang masih panjang dan penuh belokan, tapi aku t...