Langsung ke konten utama

SELAMAT DATANG KEMBALI


Setelah Empat Bulan Lamanya
Welcome back mungkin kata itu yang cocok buat gue saat ini setelah empat bulan lamanya saya off dari dunia nulis menulis haha...
Terakhir kalie postingan gue itu waktu di Gunung Kenacana pada bulan November 2018.Dan yang pasti gue kangen dengan semua ini kangen menulis meluapkan semua isi hati pengalaman yang pasti,seru,sedih,bahagia pokoknya semuanya yang pernah gue alamin.Dan tak terasa blog gue ini udah satu tahun berdiri mengudara haha meskipun belum ada yang mampir di blog gue atau sekedar lihat-lihat aja,tapi semua itu gak masalah yang penting gue bisa menyalurkan hobby gue ini.Yang mungkin di pandang orang apaan sih blog-blog gak jelas gak bermutu,pasti selalu ada namanya juga hidup di dunia guys ada yang pro dan kontra ada yang mendukung karya kita ada yang tidak,ada hitam ada putih ya seperti itulah namanya kehidupan.Kita harus siap dengan segala reksiko yang ada tantangan pokoknya semuanya,karena menurut gue hidup tanpa adanya tantangan itu bukan hidup namanya,kalau bukan hidup namanya berati mati ya guys haha...
Seperti pergolakan,jiaaahhhh....pergolakan kaya air aja,ya mungkin bisa di bilang seperti itu guys pergolakan menganai BLOG gue ini dari satu tahun lamanya tak terasa naik turun nya,ada rasa mau gak mau nya untuk menulis karena tidak ada bahan sama sekali untuk di tulis,ya mungkin itu cobaan untuk para blogger pemula seperti gue ini.Kira-kira gue kuat gak ya mengahadapi semua ini begitu mungkin ya.
Karena jujur guys menjadi blogger itu bukan serta merta lo menulis begitu saja,di dalam tulisan lo itu harus mengndung nilai-nilai positif yang bisa di ambli,jadi gak sia-sia juga kan lo menulis ya setidaknya bisa berguna buat lo buat orang-orang di sekitar lo dan juga buat semua orang pokoknya,cadasssssssssss.....itu sih yang gue tau guys mengenai dunia blogger,ini gak nyontek ya guys atau orang bilang copy paste ini pure asli dari lubuk hati gue yang paling dalam jiaaahhhh haha makin berat aja nih bawa-bawa hati.
Oh iya guys gue off selama empat bulan itu bukan tanpa alasan,pasti semuanya ada alasanya  tersendiri guys yaitu mengenai peristiwa yang terjadi dalam hidup gue di tahun 2018 kemarin,yaitu tadi pergolakan hati dan pikirian pokoknya.Yang mungkin gak bisa gue lupakan begitu saja tapi gue bisa merelakan mengikhlaskan yang pasti terima dengan lapang dada yang terjadi memang sudah terjadi.Selama kita masih punya sang pencipta kita tidak kehilangan apa-apa guys,kalau kata WAHYU Karena Ku SELOW haha kok jadi nyanyi ya........
Okelah singkat sih ya ceritanya,mengenai gue off selama empat bulan dari blogger ini,sebenernya sih panjang ceritanya cuma gue ambil ringkasan nya aja guys haha....yang pasti buat kedepannya gue akan selalu update udah banyak banget bahan-bahan yang buat di tulis,tangan gue itu udah seperti apa ya gatal gimana gitu pengen meluapkan semuanya isi hati unek-unek pengalaman gue pokonya mah haha..
Harapan gue sih semoga blog gue ini bisa berkembang dengan baik ceritanya semakin menarik,dan yang pasti bisa memberikan inspirasi buat kalian semua kedepannya karena menurut gue hidup berguna buat orang lain itu namanya kesempurnaan hidup guys,karena kita sebagai manusia setidaknya bisa berguna buat orang-orang di sekitar.
Iya dong pastinya manusia kan mahluk sosial guys,next project gue akan berpokus pada trip-trip gitu guys sebuah perjalanan atau bisa di bilang travel gitulah,travel blogger mungkin itu lebih tepatanya karena sesuai dengan domain gue yaitu kudujalan.com ya harus jalan dulu jalanin pokoknya.Semua yang ada di hadapan kita apapun itu jalanin dengan sepenuh hati dan selalu semangatt optimis pastinya meraih kesuksesan amin....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GUA MARIA PEMANDIAN ALAM ANJUNGAN KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT

Mencoba sesuatu hal yang baru itu memang menyenangkan,seru pastinya dan harus di coba biar kita tau rasanya itu seperti apa,dan ini menjadi penutup perjalanan gue di Bulan April ini.Seperti halnya yang baru gue coba sekitar tiga hari yang lalu sesuai dengan janji gue di cerita yang sebelumnya  Kolam Renang Tirta Indah Mempawah  tentang berenang di tempat yang beda bener-bener beda dari biasaya,dengan air alami langsung dari sumber mata air dari atas bukit. Di manakah itu penasaran bukan,yang pasti kalian gak penasaran lagi karena udah ada judul di atas tertulis begitu jelas haha,iya dimana lagi kalau bukan di Gua Maria Anjungan .Kalie Ini KUDUJALAN.COM akan mengajak kalian semua menyambangi atau melihat atau mengexplore Gua Maria yang begitu bersejarah di Kalimantan Barat ini.Lokasinya pun tidak begitu jauh dari jalan raya Anjongan-Mandor,dan akses menuju Guanya pun sangat-sangatt mudah banget pokoknya rekomend buat kalian yang belum pernah kesini.Oke langsung aja y...

Bukit Daolong Via Gunung Ciung

Tektok Lagi• Saat itu pagi hari saya dengan yakin sepenuh hati untuk melangkah lagi. Dengan penuh rasa bahagia yang menemani setiap langkah demi langkah dan membawa saya kembali ke sebuah tempat di mana saya bisa mengutarakan berbagai imajinasi, mengeluarkan dan menghempaskan sesuatu yang memang janggal dan mengganjal di dalam diri serta pencarian jati diri.  Selamat datang kembali di Sentul City tepatnya di Gunung Ciung, bukan hanya Gunung Ciung melainkan saya akan menuju sebuah bukit yang indah di kawasan Sentul City. Dan saya akan melewati beberapa bukit atau puncak untuk sampai di bukit yang indah tersebut. Serta beberapa spot baru yang bisa di gunakan sekaligus dalam satu pendakian yang tentunya sudah bekerja sama dengan pihak pengelola Gunung Ciung. Dan masih banyak lagi tentunya kalau mau di bahas satu per satu, langsung saja ikutin perjalanan saya kali ini di Bukit Daolong Sentul City.  Basecamp Gunung Ciung Tepat pukul 07.30 WIB saya sampai di Basecamp Gunung Ciung, i...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 10

Setelah sempat terhenti beberapa saat, akhirnya saya kembali dan mau melanjutkan jurnal saya ini. Ya senang sih rasanya kamu menjadi tempat kedua setelah tempat pertama untuk menumpahkan semuanya yaitu sama yang maha kuasa yaitu Allah SWT. Selain saya bercerita disini ya yang masih menjadi tempat favorit saya untuk bercerita ya sama Allah tentunya. Senang saja gitu tidak perlu takut saya itu tidak sendiri, selalu ada Allah yang selalu mendengar kapanpun dan dimanapun kita mau bercerita.🕊 Nah kembali lagi ke jurnal saya itu tentang Hidup Hanya Sekali, kali ini saya mau melanjutkan jurnal tersebut, dan sebelum melanjutkan mari kita melihat ulang merefleksikan kembali atau melihat ringkasan singkat mengenai jurnal saya yang sudah saya tuliskan di blog saya ini. 💻 Berikut ini ringkasan ulang dari tulisan jurnal saya sejauh ini, ada beberapa bagian sih. Mari kita membacanya kembali secara perlahan—seperti menyusuri kembali jejak langkah yang sudah kita tempuh sejauh ini🌙 Awal yang Berat....

HIDUP HANYA SEKALI

• Jadi Jangan Sakit-Sakitan Terus Kita sering dengar kalimat "hidup hanya sekali" sebagai alasan buat jalan-jalan, makan enak, nongkrong sampai pagi, atau beli barang-barang yang bikin dompet nyesek. Tapi, pernah nggak sih kita mikir, kalau hidup cuma sekali, ya jangan disia-siain dengan gaya hidup yang bikin tubuh jadi langganan masuk angin atau langganan obat warung? Serius deh. Hidup cuma sekali, jadi kenapa kita nggak coba hidup dengan sehat tapi santai? 1. Tidur Cukup, Jangan Cuma Rebahan Tidur itu penting. Tapi jangan dikira rebahan sambil scroll TikTok 4 jam juga termasuk istirahat yang berkualitas. Beda, bestie! Tidur yang benar itu tidur cukup, sekitar 7–8 jam semalam, tanpa drama begadang nonton serial Korea sampai mata panda. Tubuh kita butuh waktu buat restart, bukan cuma ngelamun sambil rebahan. 2. Makan Enak Boleh, Tapi Jangan Lupa Sayur Kita semua suka makanan enak. Makan gorengan sambil ngeteh sore-sore? Surgawi. Tapi coba deh sesekali kasih tubuh kita asupan ...

HIDUP HANYA SEKALI BAGIAN 11dan 12

Ini adalah Bagian 11 dari tulisan jurnal saya tentang rasa, harapan, dan kepercayaan yang tetap saya genggam erat, meskipun dunia seringkali tidak pasti 💻 --- Bagian 11: Harapan yang Tidak Pernah Pergi.  Malam ini aku ingin menulis tentang rasa. Rasa yang tak selalu bisa dijelaskan, tapi selalu hadir. Rasa takut, cemas, dan khawatir yang seringkali datang tanpa permisi, membayangi seperti bayang-bayang yang terus mengikuti. Tapi di balik semua itu, ada satu rasa yang tak pernah benar-benar hilang—percaya. Aku percaya, selama aku masih berusaha—meskipun kecil, meskipun pelan, bahkan meskipun harus tertatih—harapan itu akan tetap ada. Ia mungkin tidak bersinar terang, tapi cukup hangat untuk terus menyalakan langkahku. Cukup untuk membuatku terus bangun setiap pagi dan berkata, “Ayo, hari ini kita coba lagi.” Aku percaya bahwa hari indah itu bukan dongeng. Hari itu nyata, hanya saja belum sampai ke waktunya. Mungkin sekarang jalanku memang masih panjang dan penuh belokan, tapi aku t...